JEJAK-NEWS,COM-Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Amerika Serikat untuk ASEAN di Istana Kepresidenan. Fokus utama dalam pertemuan strategis tersebut bergeser pada penguatan sektor agraria, peningkatan produktivitas pangan berkelanjutan, serta mitigasi krisis rantai pasok agrikultur di kawasan Asia Tenggara.
Dalam diskusi yang berlangsung produktif tersebut, kedua belah pihak menyoroti pentingnya kolaborasi teknologi pertanian modern dan manajemen lahan guna menghadapi tantangan perubahan iklim global. Presiden Prabowo menegaskan bahwa Indonesia berkomitmen untuk mencapai swasembada pangan melalui modernisasi alat pertanian, optimalisasi lahan produktif, serta adopsi riset agronomis mutakhir.
“Sektor agraria adalah tulang punggung kedaulatan bangsa dan stabilitas kawasan. Tanpa ketahanan pangan yang kuat, kemandirian ekonomi regional akan menghadapi tantangan berat,” ujar perwakilan istana yang merangkum hasil pertemuan tertutup tersebut.
Amerika Serikat melalui perwakilannya di ASEAN menyatakan kesiapan untuk memperluas kemitraan strategis di bidang pertanian, termasuk transfer teknologi irigasi pintar, pengembangan benih unggul tahan iklim, serta pelatihan bagi petani lokal. Inisiatif ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing produk agraria Indonesia di kancah internasional sekaligus memperkuat jaring pengaman pangan bagi seluruh negara anggota ASEAN.
Pertemuan ini menandai langkah progresif dalam diplomasi agraria, menegaskan posisi strategis Indonesia dalam memimpin ketahanan pangan dan kesejahteraan petani di Asia Tenggara.(Yusuf)





