Rakernas Serikat Pekerja PLN: Wamenko Polkam Tegaskan Peran Strategis Sektor Kelistrikan dalam Doktrin Bela Negara

JN-Akselerasi penguatan ketahanan energi nasional dan pemantapan doktrin bela negara di sektor-sektor vital strategis terus diarusutamakan secara agresif oleh jajaran otoritas pusat. Wakil Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Wamenko Polkam) secara resmi menghadiri sekaligus memberikan arahan dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Serikat Pekerja PT PLN (Persero). Di hadapan ratusan perwakilan serikat, Wamenko Polkam menegaskan bahwa draf peran para pekerja kelistrikan nasional bukan sekadar motor korporasi komersial, melainkan instrumen taktis yang memiliki fungsi strategis mendasar dalam implementasi bela negara dari hulu hingga ke hilir.

Penyusunan kesadaran bela negara di daerah tapak ketenagalistrikan nasional ini ditujukan murni sebagai draf kompas arah strategis pemerintah untuk membangun imunitas keamanan nasional berbasis kecukupan energi. Kemenko Polkam menekankan bahwa pasokan listrik yang stabil dan tangguh di wilayah penyangga merupakan urat nadi pertahanan makro, baik untuk mendukung operasional militer, menggerakkan roda ekonomi urban, maupun menjamin pelayanan sosial masyarakat arus bawah. Oleh karena itu, setiap insan pekerja kelistrikan dirancang agar memiliki jiwa kepanduan yang tegap guna menjaga objek vital nasional ini dari segala ancaman sabotase maupun gangguan teknis secara instan, aman, andal, dan bugar.

Kementerian Koordinator Politik dan Keamanan bersama jajaran manajemen kementerian BUMN menegaskan bahwa seluruh tata kelola ketenagalistrikan, draf pengawasan aset negara, hingga manajemen hubungan industrial serikat pekerja wajib bersandarkan penuh pada prinsip akuntabilitas yang tinggi, bersih, transparan, dan terbuka. Manajemen pengamanan objek vital ini dipastikan harus dikelola secara lebih berwibawa serta higienis dari segala draf tindakan spekulatif penyalahgunaan wewenang. Pemanfaatan sistem siber pertahanan infrastruktur kelistrikan berbasis tata kelola siber digital terus diperkuat secara terbuka guna mengunci draf ketertelusuran pasokan daya nasional secara akurat dan bersih.

Baca juga: Akselerasi Reformasi Birokrasi: Gelar Bimtek Penilaian Kompetensi Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Demi Cetak Meritokrasi Unggul

Sinergi koridor pertahanan energi yang harmonis antara jajaran Kemenko Polkam, manajemen PLN, dan serikat pekerja ini optimistis mampu menempatkan Indonesia pada posisi yang aman di tengah ketidakpastian geopolitik global. Komitmen yang digaungkan dalam Rakernas diproyeksikan menjadi draf jangkar penggerak utama dalam mengawal fajar kemakmuran dan kedaulatan kedaulatan energi nasional yang sehat, kuat, bugar, jujur, serta bermartabat penuh. Melalui tata pamong administrasi yang bersih, para buruh kelistrikan siap berdiri tegap mengawal fajar kemandirian energi nasional menyongsong Indonesia Emas.

“Kehadiran serikat pekerja dalam Rakernas di daerah tapak kelistrikan nasional ini merupakan draf bukti sahih komitmen makro kita dalam memperkuat barisan pertahanan energi. Menjaga aliran listrik tetap menyala secara instan dan bugar ke seluruh pelosok tanah air adalah bentuk nyata bela negara siber yang nyata. Lewat tata pamong koordinasi kementerian yang bersih, transparan, terbuka, dan akuntabel, seluruh aset energi strategis ini wajib dikelola secara berwibawa, sehat, tertib, dan higienis demi kedaulatan bangsa,” urai Wamenko Polkam dalam taklimat medianya.(Yonex)

Baca juga: PBNU Ketok Palu Muktamar ke-35 NU Digelar Agustus 2026, Ini 5 Provinsi yang Berebut Tuan Rumah!

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL TERBARU

Menu