Pidato Tegas di Senayan: Di Hadapan DPR, Presiden Prabowo Serukan Perbaikan Sistem Ekonomi dan Penegakan Kedaulatan Nasional

JN-Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyampaikan pidato kenegaraan yang penuh penekanan strategis dalam Rapat Paripurna DPR RI di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. Di hadapan seluruh anggota legislatif, Kepala Negara menyerukan urgensi perbaikan total pada sistem ekonomi domestik sekaligus penguatan fondasi penegakan kedaulatan nasional secara menyeluruh dari hulu hingga hilir.

Dalam orasinya, Presiden Prabowo menyoroti tantangan kebocoran ekonomi dan ketimpangan sosial yang masih membayangi arus bawah. Presiden menegaskan bahwa perbaikan sistem ekonomi harus diarahkan pada model Ekonomi Pancasila yang mandiri dan inklusif. Pemerintah berkomitmen memangkas dominasi kapitalisme absolut yang tidak sehat serta memotong rantai gurita tengkulak melalui penguatan korporasi pedesaan dan redistribusi aset ekonomi yang langsung menyentuh para petani, nelayan, serta pekerja informal.

Selain pembenahan sektor finansial dan ketahanan pangan rakyat, poin krusial yang diserukan oleh Kepala Negara adalah penegakan kedaulatan nasional yang tanpa kompromi. Kedaulatan ini tidak hanya mencakup ketangguhan fisik militer melalui modernisasi alutsista taktis TNI, melainkan juga kedaulatan digital, kedaulatan energi, dan kedaulatan atas pengelolaan kekayaan alam mandiri demi kemaslahatan murni masyarakat Indonesia sesuai mandat konstitusi.

Baca juga: Rendang Go Global: Kemenperin dan LPEI Kolaborasi Racik Sentra IKM Tembus Pasar Ekspor Internasional

“Kita tidak boleh menjadi bangsa yang sekadar menerima sisa-sisa pertumbuhan. Perbaikan sistem ekonomi adalah harga mati untuk memakmurkan rakyat, dan penegakan kedaulatan adalah syarat mutlak untuk menjaga martabat NKRI di mata dunia. Kita harus berdiri di atas kaki sendiri, kuat, dan berwibawa,” tegas Presiden Prabowo Subianto di atas podium kehormatan DPR RI.(Yonex)

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL TERBARU

Menu