Perluas Akses Pendidikan: Menteri Dody Tinjau Langsung Lokasi Usulan Pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Bima

JN-Menteri Republik Indonesia, Dody Hanggodo, melanjutkan rangkaian kunjungan kerja taktisnya di wilayah Nusa Tenggara. Kali ini, Menteri Dody turun langsung ke lapangan untuk meninjau lokasi yang diusulkan sebagai tempat pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB). Langkah proaktif ini diambil guna memastikan kelayakan tapak serta mempercepat perencanaan infrastruktur pendidikan dasar yang inklusif bagi masyarakat arus bawah.

Peninjauan ini merupakan bukti autentik komitmen pemerintah dalam merealisasikan program Pembangunan untuk Semua tanpa tebang pilih. Pemerintah memandang bahwa penyediaan fasilitas pendidikan yang layak, aman, dan higienis di wilayah Bima sangat krusial untuk memangkas ketimpangan akses edukasi, sekaligus menjadi fondasi utama dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) yang unggul sejak usia dini.

Menteri Dody menegaskan bahwa seluruh proses perencanaan, mulai dari pembebasan lahan hingga draf administrasi konstruksi nantinya, wajib dikawal dengan manajemen modern yang transparan dan akuntabel. Hal ini dilakukan demi menutup rapat celah pungutan liar (pungli) maupun penyelewengan anggaran, sehingga proyek strategis ini dapat memberikan manfaat murni bagi masa depan anak-anak di daerah penyangga.

Baca juga: Menteri PKP Luncurkan BSPS Se-Sulawesi 2026 di Kendari, Sultra Raih Alokasi 8.973 Unit Rumah

“Kami hadir di Kabupaten Bima untuk memastikan bahwa lokasi usulan Sekolah Rakyat ini benar-benar strategis dan siap dibangun. Pemerintah berkomitmen penuh menghadirkan sekolah yang kokoh, ramah anak, dan terjangkau bagi warga lokal. Kita ingin memastikan tidak ada anak bangsa yang tertinggal dalam mendapatkan pendidikan yang bermutu dan berwibawa,” tegas Menteri Dody di sela-sela peninjauannya.(Yonex)

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL TERBARU

Menu