JN-Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI), Sjafrie Sjamsoeddin, menghadiri Rapat Paripurna DPR RI ke-19 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025–2026 yang berlangsung di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. Kehadiran Menhan dalam forum tertinggi legislatif tersebut menegaskan komitmen penuh jajaran eksekutif dalam menjaga koordinasi yang transparan dan akuntabel bersama para wakil rakyat terkait arah kebijakan strategis pertahanan negara.
Rapat Paripurna yang dipimpin oleh jajaran pimpinan DPR RI ini membahas sejumlah agenda krusial nasional, termasuk pandangan fraksi-fraksi partai politik terhadap rancangan regulasi, laporan kinerja komisi, serta pematangan alokasi anggaran belanja negara. Bagi Kementerian Pertahanan, momentum sidang ini menjadi ruang penting untuk memastikan pemenuhan target postur pertahanan ideal Indonesia tetap berjalan selaras dengan dukungan legislatif.
Sinergi yang kokoh antara Menhan dan DPR RI—khususnya Komisi I yang membidangi pertahanan—selama ini terbukti menjadi kunci utama di balik mulusnya realisasi modernisasi alutsista TNI. Belum lama ini, dukungan politik anggaran dari parlemen sukses diwujudkan melalui penyerahan berbagai armada tempur udara modern oleh Presiden RI guna memperkuat kedaulatan dirgantara nasional.
Baca juga: Maung Mendarat di Cebu: Simbol Kekuatan Diplomasi Pertahanan Indonesia di Kancah Regional
Melalui partisipasi aktif dalam Rapat Paripurna ke-19 ini, Kemenhan berkomitmen untuk terus membuka ruang dialog yang konstruktif dengan parlemen. Langkah ini diambil demi memastikan setiap kebijakan pertahanan, baik penguatan sistem keamanan hulu maupun kesejahteraan prajurit di hilir, didukung penuh oleh legitimasi hukum yang kuat untuk melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia.(Yonex)





