JN-Rangkaian pembentukan pilar pertahanan dari unsur birokrasi memasuki babak baru yang sakral. Melalui upacara pembaretan resmi dan pengucapan ikrar kesetiaan, ratusan personel Komponen Cadangan (Komcad) dari unsur Aparatur Sipil Negara (ASN) Angkatan 2026 menyatakan kesiapan mutlak untuk menjaga kedaulatan dan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari hulu hingga ke hilir.
Prosesi pembaretan ini menjadi simbol autentik transformasi para abdi negara yang kini resmi mengemban tanggung jawab ganda. Pemerintah memandang bahwa ikrar kesetiaan yang diucapkan oleh Komcad ASN bukan sekadar formalitas draf administrasi, melainkan sebuah sumpah suci dan komitmen taktis untuk menempatkan kepentingan pertahanan nasional di atas kepentingan pribadi maupun golongan, secara inklusif di instansi masing-masing.
Kementerian Pertahanan memastikan bahwa seluruh fase pematangan karakter, mulai dari latihan fisik, pembekalan mental samapta, hingga upacara tradisi pembaretan ini, dijalankan secara transparan, akuntabel, dan penuh disiplin tinggi. Kehadiran personel Komcad ASN yang telah dibaretkan ini diharapkan mampu membawa iklim kerja baru yang lebih higienis, berintegritas, serta adaptif terhadap dinamika ancaman global di tingkat tapak pemerintahan pusat maupun daerah.
Baca juga: Kejagung Buru Tersangka Baru dari Jaringan Yayasan Fiktif BGN
“Upacara pembaretan dan ikrar kesetiaan Komcad ASN 2026 ini merupakan bukti nyata kesiapan komando pertahanan kita dalam menyatukan kekuatan sipil dan militer. Mereka adalah jangkar moral baru di lingkungan kementerian dan lembaga. Melalui tata kelola pertahanan yang bersih, transparan, dan berwibawa, negara hadir memastikan bahwa kedaulatan Indonesia berada di tangan generasi yang tangguh dan setia,” jelas perwakilan Kemhan RI.(Yonex)





