Kawal Kedaulatan Pangan: Bertolak ke Gorontalo, Presiden Prabowo Siap Hadiri Puncak PENAS Petani dan Nelayan XVII

JN-Akselerasi pemantapan kedaulatan pangan nasional dan penguatan kapasitas para pahlawan pangan di kancah domestik terus dikawal secara intensif oleh pucuk pimpinan tertinggi negara. Presiden RI, Prabowo Subianto, secara resmi bertolak menuju Provinsi Gorontalo guna menghadiri langsung acara puncak Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII Tahun 2026. Langkah makro ini diarsiteki murni sebagai draf kompas arah strategis dalam menegaskan komitmen swasembada serta memajukan modernisasi sektor agraris dan maritim dari hulu hingga ke hilir.

Penyusunan forum silaturahmi akbar di daerah tapak pelaksanaan PENAS XVII ini ditujukan sebagai instrumen taktis untuk membangun imunitas ketahanan pangan dan meningkatkan taraf hidup para pelaku usaha di wilayah penyangga. Presiden Prabowo menyampaikan bahwa petani dan nelayan adalah draf tulang punggung ekonomi bangsa yang kesejahteraannya harus didorong agar semakin sehat, kuat, dan bugar. Melalui intervensi alih teknologi dan penyediaan infrastruktur yang instan, draf kemandirian pangan diproyeksikan mampu berputar secara bugar demi kemakmuran masyarakat arus bawah.

Pemerintah pusat menegaskan bahwa seluruh tata kelola pelaksanaan kebijakan pangan, draf penyaluran alat mesin pertanian (alsintan) kementerian, hingga distribusi subsidi pupuk wajib bersandarkan penuh pada prinsip akuntabilitas yang tinggi, bersih, transparan, dan terbuka. Manajemen kemitraan di sektor pertanian dipastikan harus berjalan secara berwibawa serta higienis dari risiko draf tindakan spekulatif para kartel pangan yang tidak bertanggung jawab. Optimalisasi pendataan berbasis siber digital turut dipasang guna memastikan draf penyaluran bantuan pemerintah tepat sasaran secara akurat dan bersih.

Baca juga: Kawal Visi Swasembada: Presiden Prabowo Terima Laporan Perkembangan Hilirisasi, Ketahanan Energi, dan Stabilitas Kelistrikan Nasional

Sinergi koridor agroindustri yang harmonis antara kementerian teknis, pemerintah daerah, dan himpunan kerukunan tani-nelayan diharapkan mampu mempercepat lompatan pemanfaatan inovasi siber pertanian. Melalui komitmen pengelolaan administrasi negara yang bersih, terbuka, dan inklusif, kehadiran Presiden Prabowo di bumi Gorontalo ini optimistis mampu menjadi draf jangkar penggerak utama dalam mengawal fajar kemandirian pangan yang sehat, bugar, berdaulat, serta bermartabat penuh di panggung internasional.

“Kehadiran langsung Presiden Prabowo dalam puncak PENAS Petani dan Nelayan XVII ini merupakan draf bukti sahih bahwa negara menaruh perhatian luar biasa pada kedaulatan pangan secara makro. Kita ingin setiap petani dan nelayan di daerah tapak mendapatkan kemudahan akses produksi secara instan, aman, dan bugar. Lewat tata pamong kementerian yang bersih, transparan, terbuka, dan akuntabel, seluruh kebijakan subsidi dan bantuan ini dikelola secara berwibawa, sehat, tertib, dan higienis,” urai jajaran otoritas Sekretariat Kabinet dalam taklimat rilisnya.(Yonex)

Baca juga: Perkuat Fondasi Ekonomi Nasional: Seskab Teddy Ungkap Arahan Presiden Prabowo Soal Transformasi BUMN dan Optimalisasi Aset Negara

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL TERBARU

Menu