JN-Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Kasatgas PRR) menegaskan komitmen pemerintah untuk memindahkan seluruh penyintas bencana di Sumatera dari tenda pengungsian ke hunian yang lebih layak. Target utama yang ditetapkan adalah mencapai kondisi nol pengungsi di tenda sebelum memasuki hari raya Idulfitri 2026.
Percepatan ini difokuskan pada penyelesaian pembangunan hunian sementara dan hunian tetap di titik-titik relokasi yang telah ditentukan. Kasatgas menginstruksikan jajarannya untuk bekerja ekstra guna memastikan fasilitas dasar seperti air bersih dan sanitasi sudah siap pakai sebelum warga dipindahkan, sehingga masyarakat bisa merayakan Idulfitri dengan lebih nyaman dan bermartabat.
Data di lapangan menunjukkan penurunan jumlah pengungsi yang bertahan di tenda secara bertahap seiring selesainya unit-unit hunian baru. Bagi warga yang rumahnya masih dalam proses pembangunan, pemerintah menyediakan skema dana tunggu hunian agar mereka bisa menyewa tempat tinggal sementara yang lebih aman dibandingkan tenda darurat.
Selain masalah tempat tinggal, Satgas juga memastikan distribusi bantuan logistik tetap berjalan lancar selama masa transisi relokasi ini. Koordinasi dengan pemerintah daerah terus ditingkatkan untuk memantau kesiapan lahan dan keamanan lokasi relokasi dari potensi ancaman bencana susulan.
Langkah percepatan ini diharapkan tidak hanya sekadar memindahkan warga, tetapi juga menjadi momentum pemulihan ekonomi lokal di kawasan relokasi baru melalui penyediaan infrastruktur pendukung yang memadai.(Yonex)







