JN-Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, secara resmi memulai pembangunan delapan unit Sabo Dam di kawasan Gunung Marapi, Sumatera Barat, melalui prosesi groundbreaking yang dilaksanakan di Nagari Sungai Jambu, Kabupaten Tanah Datar, pada Selasa (3/3/2026). Proyek strategis ini merupakan langkah nyata pemerintah dalam memperkuat sistem pengendalian banjir lahar dingin dan mitigasi bencana hidrometeorologi pasca-erupsi.
Pembangunan delapan Sabo Dam ini merupakan Tahap I dari rencana jangka panjang Kementerian PU yang menargetkan total 58 unit Sabo Dam di 24 sungai yang berhulu di Gunung Marapi. Dengan nilai investasi sekitar Rp249,8 miliar, infrastruktur ini dirancang untuk menahan aliran sedimen dan material vulkanik, sehingga risiko kerusakan infrastruktur serta ancaman bagi pemukiman warga di Kabupaten Tanah Datar dan Kabupaten Agam dapat diminimalisir.
Menteri Dody menekankan bahwa proyek ini harus diselesaikan tepat waktu, dengan target operasional penuh pada akhir tahun 2027. Dalam acara tersebut, turut hadir Anggota Komisi V DPR RI, Zigo Rolanda, dan Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, yang memberikan apresiasi atas gerak cepat pemerintah pusat dalam merespons kebutuhan keamanan masyarakat di lingkar Marapi. Kehadiran Sabo Dam ini diharapkan menjadi jaminan keamanan jangka panjang bagi produktivitas ekonomi dan keselamatan jiwa penduduk setempat.(Yonex)







