Preservasi Jalan Ruas Sp. Blusuh–Sendawar di Kaltim, Kementerian PU Pastikan Penanganan Berkelanjuta

JN-Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Direktorat Jenderal Bina Marga terus berkomitmen menjaga kemantapan jaringan jalan nasional guna mendukung konektivitas wilayah dan pertumbuhan ekonomi daerah. Salah satunya melalui kegiatan preservasi jalan pada Ruas Sp. Blusuh–Sp. 3 Damai–Barong Tongkok–Mentiwan (Sendawar) di Kabupaten Kutai Barat, Provinsi Kalimantan Timur.

“Ruas Sp. Blusuh–Sendawar merupakan salah satu akses penghubung antawilayah yang penting bagi aktivitas masyarakat dan perekonomian di Kutai Barat dan Mahakam Ulu. Oleh karena itu, Kementerian PU memastikan penanganan terus dilakukan secara bertahap, terencana, dan berkelanjutan agar jalan tetap laik fungsi,” kata Menteri PU Dody Hanggodo.

Kegiatan preservasi ini dilaksanakan dengan skema Multi Years Contract (MYC) pada tahun anggaran 2025-2027. Lingkup pekerjaan utamanya meliputi pemeliharaan rutin jalan sepanjang 15,94 km, pemeliharaan rutin kondisi sepanjang 24,36 km, rehabilitasi minor jalan sepanjang 2,44 km, rehabilitasi mayor jalan sepanjang 17,21 km, rekonstruksi jalan sepanjang 4,05 km, pemeliharaan rutin jembatan sepanjang 291,2 m, dan pemeliharaan berkala jembatan sepanjang 234,6 m.

Baca juga: Kurangi Risiko Banjir di Kota Padang, Kementerian PU Kebut Normalisasi Sungai Batang Kuranji

Sebelum dimulainya pekerjaan preservasi ini, kondisi jalan pada ruas ini telah mengalami kerusakan di beberapa titik. Berdasarkan hasil evaluasi di lapangan, kerusakan disebabkan oleh tingginya intensitas kendaraan over dimension over loading (ODOL) yang tidak terkendali.

Kepala BBPJN Kalimantan Timur Yudi Hardiana menyampaikan bahwa pihaknya terus melakukan koordinasi lintas sektor seiring dengan pekerjaan preservasi jalan ini.

“Kami sejak awal selalu berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Kutai Barat dalam penanganan ruas ini. Selain perbaikan fisik jalan, kami juga mendorong pengendalian kendaraan ODOL yang selama ini menjadi salah satu penyebab utama kerusakan,” ujarnya.

Baca juga: Kementerian PU Tetap Siagakan Layanan Air Bersih bagi Pengungsi di Agam Pascabencana Susulan

Sebagai langkah antisipasi agar kerusakan tidak terulang, BBPJN Kalimantan Timur juga telah meminta dukungan Polri dan instansi perhubungan untuk memperkuat pengawasan dan penertiban truk ODOL, terutama setelah penanganan ruas jalan selesai dilaksanakan.(IMH)

ARTIKEL TERKAIT

Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Taman di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, secara resmi mendapatkan alokasi program bantuan revitalisasi infrastruktur sekolah. Langkah perbaikan menyeluruh ini dilakukan mengingat sebagian besar fasilitas fisik dan bangunan utama sekolah telah berusia puluhan tahun serta memerlukan pembaruan struktural demi menjamin keamanan dan kenyamanan proses kegiatan belajar mengajar. Program revitalisasi ini mencakup perbaikan total pada struktur atap ruang kelas, pembaruan instalasi kelistrikan, pengecatan ulang dinding gedung, serta modernisasi sarana pendukung laboratorium dan fasilitas sanitasi siswa. Pihak sekolah bersama komite dan dinas terkait memastikan pengerjaan proyek renovasi ini dirancang secara terukur agar tidak mengganggu jalannya agenda akademik harian siswa. Kepala SMAN 1 Taman Sidoarjo menyambut baik uluran bantuan dan perhatian pemerintah dalam mengoptimalkan fasilitas pendidikan di daerah. Dengan infrastruktur yang lebih modern dan representatif, lingkungan sekolah diharapkan mampu menstimulasi motivasi belajar peserta didik serta mendukung efektivitas implementasi kurikulum pendidikan berbasis digital dan kegiatan ekstrakurikuler. Pemerintah daerah berharap rehabilitasi fasilitas pendidikan ini dapat menjadi momentum peningkatan mutu kualitas lulusan secara berkelanjutan. Standar sarana dan prasarana yang aman serta nyaman dinilai menjadi elemen fundamental dalam melahirkan generasi muda yang unggul, kompetitif, dan berkarakter di Kabupaten Sidoarjo.

ARTIKEL TERBARU

Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Taman di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, secara resmi mendapatkan alokasi program bantuan revitalisasi infrastruktur sekolah. Langkah perbaikan menyeluruh ini dilakukan mengingat sebagian besar fasilitas fisik dan bangunan utama sekolah telah berusia puluhan tahun serta memerlukan pembaruan struktural demi menjamin keamanan dan kenyamanan proses kegiatan belajar mengajar. Program revitalisasi ini mencakup perbaikan total pada struktur atap ruang kelas, pembaruan instalasi kelistrikan, pengecatan ulang dinding gedung, serta modernisasi sarana pendukung laboratorium dan fasilitas sanitasi siswa. Pihak sekolah bersama komite dan dinas terkait memastikan pengerjaan proyek renovasi ini dirancang secara terukur agar tidak mengganggu jalannya agenda akademik harian siswa. Kepala SMAN 1 Taman Sidoarjo menyambut baik uluran bantuan dan perhatian pemerintah dalam mengoptimalkan fasilitas pendidikan di daerah. Dengan infrastruktur yang lebih modern dan representatif, lingkungan sekolah diharapkan mampu menstimulasi motivasi belajar peserta didik serta mendukung efektivitas implementasi kurikulum pendidikan berbasis digital dan kegiatan ekstrakurikuler. Pemerintah daerah berharap rehabilitasi fasilitas pendidikan ini dapat menjadi momentum peningkatan mutu kualitas lulusan secara berkelanjutan. Standar sarana dan prasarana yang aman serta nyaman dinilai menjadi elemen fundamental dalam melahirkan generasi muda yang unggul, kompetitif, dan berkarakter di Kabupaten Sidoarjo.

Menu