JEJAK-NEWS.COM-Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus memperkuat fungsi strategis infrastruktur konektivitas nasional dengan mendukung uji coba pendaratan (emergency landing strip) bagi empat pesawat tempur TNI Angkatan Udara di Jalan Tol Pasuruan–Probolinggo, Jawa Timur. Latihan kolaboratif lintas instansi ini dilaksanakan untuk menguji kelayakan dan keandalan struktur jalan tol sebagai landasan pacu darurat dalam mendukung kesiapsiagaan pertahanan dan keamanan nasional.
Pengujian ini melibatkan penyekatan serta rekayasa lalu lintas sementara pada seksi tol yang dirancang khusus memiliki spesifikasi teknis mencakup perkerasan jalan berstandar tinggi, ketiadaan separator tengah yang permanen, serta clearance ruang udara yang aman dari hambatan fisik (obstacle). Proses pendaratan hingga lepas landas kembali (touch and go) dari empat jet tempur tersebut berhasil berjalan dengan lancar dan presisi tinggi sesuai dengan standar keselamatan penerbangan militer.
Kementerian PU menegaskan bahwa pembangunan jalan tol modern di Indonesia tidak hanya difokuskan pada optimalisasi mobilitas logistik dan pertumbuhan ekonomi daerah, melainkan juga mengintegrasikan fungsi pertahanan (dual-use infrastructure). Perencanaan teknis geometri dan daya dukung beban jalan di beberapa titik tol strategis telah disesuaikan agar mampu menahan beban tumpuan pesawat militer dalam situasi kedaruratan atau kontinjensi.
Uji coba pendaratan pesawat tempur ini menjadi bukti nyata sinergi antara Kementerian PU dan TNI dalam memanfaatkan aset infrastruktur strategis demi menjaga kedaulatan negara. Keberhasilan pendaratan di Tol Pasuruan–Probolinggo ini diharapkan menjadi tolok ukur pengembangan ruas-ruas tol strategis lainnya di tanah air yang dirancang multiguna untuk keselamatan dan pertahanan nasional.(Yusuf)





