Tingkatkan Sistem Mitigasi Karhutla, Kementerian Kehutanan Gandeng Akademisi Perkuat Pengendalian Kebakaran di Areal Konsesi

JEJAK-NEWS.COM-Kementerian Kehutanan (Kemenhut) secara resmi menjalin kerja sama strategis dengan kalangan akademisi dan perguruan tinggi guna memperkuat sistem pengendalian serta mitigasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya di areal konsesi perizinan berusaha pemanfaatan hutan. Kemitraan ini ditujukan untuk mengintegrasikan riset ilmiah, inovasi teknologi, serta pendekatan tata kelola lingkungan terpadu dalam menekan risiko karhutla secara signifikan.

Melalui kolaborasi berbasis sains ini, Kemenhut dan para peneliti akan fokus pada pengembangan teknologi pemantauan titik panas (hotspot) berbasis kecerdasan buatan, pemetaan wilayah rawan terbakar, pemulihan ekosistem gambut, hingga penyusunan standar operasional prosedur penanganan cepat kebakaran di lapangan. Keahlian akademis diharapkan dapat memberikan rekomendasi berbasis data mutakhir bagi para pemegang izin konsesi dalam menjalankan kewajiban perlindungan kawasan.

Pihak Kemenhut menegaskan bahwa pemegang izin konsesi memiliki tanggung jawab mutlak atas perlindungan dan pengawasan wilayah kerja mereka dari ancaman kebakaran. Keterlibatan akademisi akan membantu mengevaluasi kesiapan sarana-prasarana pencegahan, kecukupan personel Manggala Agni dan regu pemadam perusahaan, serta mengukur efektivitas penerapan sistem tata air (water management) di kawasan rawan.

Baca juga: Menteri LH Tegaskan Penegakan Hukum Harus Diikuti Pemulihan Nyata Ekosistem yang Rusak

Sinergi antara pemerintah, akademisi, dan pelaku usaha ini diharapkan menciptakan ekosistem pencegahan karhutla yang lebih tangguh, terukur, dan berkelanjutan. Dengan pendekatan berbasis ilmu pengetahuan ini, potensi bencana asap dan kerusakan keanekaragaman hayati akibat kebakaran hutan di areal konsesi dapat diminimalisasi secara maksimal demi menjaga kelestarian lingkungan nasional.(Yusuf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL TERBARU

Menu