JEJAK-NEWS.COM-Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf) secara resmi membuka gelaran World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026 yang berlangsung di Jakarta. Forum internasional bergengsi ini menghadirkan para delegasi, pelaku industri, pengambil kebijakan, dan inovator dari berbagai negara guna memperkuat sinergi global serta memperluas peluang pertumbuhan ekonomi berbasis kreativitas dan inovasi.
Dalam pidato pembukaannya, Menteri Ekraf menekankan pentingnya kolaborasi inklusif lintas batas untuk memperkuat ketahanan sektor ekonomi kreatif di tengah dinamika digitalisasi dan perubahan ekonomi global. WCCE 2026 menjadi momentum strategis bagi Indonesia untuk menampilkan potensi industri kreatif nasional sekaligus mendorong terciptanya ekosistem usaha yang berkeadilan, ramah investasi, serta berkelanjutan.
Rangkaian WCCE 2026 mencakup berbagai agenda utama, seperti konferensi tingkat tinggi, diskusi panel tematik, pameran inovasi kreatif, hingga jejaring bisnis (business matching). Isu-isu utama yang diangkat meliputi pelindungan hak kekayaan intelektual, pemanfaatan kecerdasan buatan (artificial intelligence) secara etis dalam seni dan desain, serta perluasan akses pendanaan bagi pelaku UMKM kreatif.
Baca juga: Jaga Stabilitas Ekonomi Nasional, Pemerintah Perkuat Strategi Diversifikasi dan Kinerja Ekspor
Pemerintah optimistis bahwa penyelenggaraan WCCE 2026 di Jakarta akan melahirkan konsensus dan peta jalan konkret yang mampu mengakselerasi kontribusi ekonomi kreatif terhadap PDB nasional maupun global. Melalui semangat kolaborasi ini, Indonesia makin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu pemain utama dan penggerak ekosistem ekonomi kreatif dunia.(Yusuf)





