Tangani Dampak Bencana Karhutla, Kemenkes Kirim Tambahan Masker dan Perluas Layanan Rumah Oksigen

JEJAK-NEWS.COM-Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bergerak cepat menangani dampak krisis kesehatan masyarakat akibat bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dengan mendistribusikan logistik tambahan berupa ratusan ribu masker serta memperluas pengoperasian posko Rumah Oksigen di sejumlah wilayah terdampak. Langkah darurat ini diambil untuk menekan risiko lonjakan penderita Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), terutama di kalangan kelompok rentan.

Penambahan distribusi masker berstandar filtrasi tinggi dan masker medis ditujukan untuk meminimalkan paparan partikel abu halus (particulate matter) bagi masyarakat yang terpaksa beraktivitas di luar ruangan. Kemenkes bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Provinsi dan Kabupaten/Kota untuk memastikan alokasi logistik kesehatan sampai ke titik-titik area bencana yang paling terdampak kabut asap pekat.

Selain ketersediaan masker, perluasan jangkuan Rumah Oksigen menjadi fokus prioritas dalam mitigasi krisis ini. Fasilitas tanggap darurat yang dilengkapi konsentrator dan tabung oksigen ini dibuka selama 24 jam penuh di pusat-pusat komunitas, seperti Puskesmas, balai desa, dan posko bencana daerah, guna memberikan pertolongan medis pertama bagi warga yang mengalami gelembung sesak napas dan gangguan pernapasan akut.

Baca juga: Antisipasi ISPA dan Risiko Kesehatan, Menkes Imbau Kelompok Rentan Batasi Aktivitas di Luar Rumah saat Kabut Asap

Kemenkes mengimbau seluruh masyarakat di kawasan terdampak karhutla untuk tetap waspada, membatasi aktivitas fisik di luar rumah, serta segera mendatangi posko kesehatan terdekat jika merasakan gejala keluhan pernapasan. Kesiapsiagaan tenaga medis dan pemantauan kualitas udara terus ditingkatkan guna memberikan perlindungan kesehatan yang optimal bagi publik.(Yusuf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL TERBARU

Menu