Kemenhaj Minta UMKM Sulsel Ambil Peluang Perputaran Uang Ekosistem Haji dan Umrah

Screenshot

JEJAK-NEWS.COM-Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Sulawesi Selatan untuk mengambil peran aktif dalam menyerap potensi perputaran uang ekosistem haji dan umrah. Langkah strategis ini disampaikan dalam gelaran Sulsel Expo UMKM dan Ekosistem Haji dan Umrah di Taman Sultan Hasanuddin, Kabupaten Gowa.

Melalui Direktorat Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah (PE2HU), Kemenhaj menekankan pentingnya integrasi produk lokal ke dalam rantai pasok pelayanan jemaah. Sektor yang dibidik meliputi penyediaan pangan, fesyen muslim, perlengkapan ibadah, hingga produk oleh-oleh haji dan umrah. Pemanfaatan ekosistem ekonomi dalam negeri diharapkan dapat menahan perputaran uang tetap berada di Indonesia sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.

Kemenhaj juga mendorong transformasi pelaku usaha daerah dari sektor informal menjadi formal agar mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional. Pelaku UMKM Sulsel diimbau untuk menjaga konsistensi mutu, kapasitas produksi, serta pemenuhan standar regulasi guna menembus pasar penyedia layanan (syarikah) di Arab Saudi serta memanfaatkan platform digital seperti Hajj & Umrah Store.

Baca juga: Wamenkeu Nurkholisoh Tegaskan Pentingnya Keadilan Pajak di Era Ekonomi Digital dan Kripto

Sinergi antara Kemenhaj, pemerintah daerah, perbankan, dan pelaku usaha diyakini menjadi pilar utama Tri Sukses Haji, khususnya sukses ekosistem ekonomi. Melalui penguatan kemitraan ini, nilai ekonomi dari penyelenggaraan ibadah haji dan umrah dapat memberikan dampak langsung bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat di daerah.(Yusuf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL TERBARU

Menu