JEJAK-NEWS.COM-Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kementerian PANRB) mendorong Direktorat Jenderal Sains dan Teknologi (Ditjen Saintek) untuk mempercepat pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Pembangunan ZI ini diarahkan agar tidak sekadar menjadi pemenuhan administrasi formal, melainkan membawa dampak nyata dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat serta pemangku kepentingan.
Kementerian PANRB menekankan pentingnya komitmen pimpinan (leadership) serta perubahan budaya kerja (mindset) aparatur di lingkungan Ditjen Saintek. Reformasi birokrasi tematik di sektor sains dan teknologi dinilai sangat strategis untuk mempercepat tata kelola riset yang transparan, penyederhanaan perizinan/layanan sains, serta efisiensi tata kelola kelembagaan.
Dalam proses pendampingan evaluasi ZI, PANRB mendorong Ditjen Saintek untuk terus memperkuat inovasi layanan digital, meningkatkan kualitas pengelolaan pengaduan masyarakat, serta melakukan mitigasi risiko area rawan korupsi secara konsisten. Keberhasilan pembangunan Zona Integritas ditentukan oleh sejauh mana inovasi birokrasi mampu memangkas hambatan pelayanan publik serta mempermudah akses riset dan inovasi nasional.
Melalui komitmen bersama dan konsistensi pelaksanaan Zona Integritas ini, Kementerian PANRB optimistis Ditjen Saintek mampu menjadi instansi percontohan yang memiliki integritas tinggi, berkinerja unggul, serta memberikan kontribusi langsung dalam memperkuat ekosistem sains dan teknologi nasional.(Yusuf)





