JEJAK-NEWS.COM-Pembangunan infrastruktur penghubung penting di Kota Bogor, yakni trase baru Jalan Saleh Danasasmita atau yang dikenal sebagai Trase Batutulis, kini telah mencapai progres konstruksi sebesar 84 persen. Proyek strategis yang mencakup pembangunan badan jalan, jalur pedestrian, hingga penataan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Leuweung Batutulis ini ditargetkan rampung pada akhir Oktober 2026 dan siap dibuka untuk melintasi mobilitas masyarakat.
Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bersama jajaran terkait terus menggenjot penyelesaian sisa pekerjaan fisik di lapangan. Meskipun dihadapkan pada tantangan cuaca berupa musim hujan yang kerap menghentikan proses konstruksi sementara, tim di lapangan menyiasatinya dengan mengoptimalkan jam kerja hingga malam hari agar target penyelesaian tepat waktu dapat tercapai. Jalur baru ini dirancang mampu menahan beban kendaraan hingga delapan ton serta dilengkapi fasilitas pendukung keselamatan jalan.
Sebelum dibuka secara resmi untuk umum, pemerintah daerah bersama instansi berwenang akan melaksanakan tahap uji coba, pengecekan kelayakan underpass, serta melengkapi rambu-rambu lalu lintas, marka jalan, dan penerangan jalan umum (PJU). Rencananya, jalur alternatif strategis ini dijadwalkan mulai dapat dilintasi dan dioperasikan secara penuh bagi masyarakat pada awal November 2026.
Baca juga: Menyongsong KTT BRICS 2026, Indonesia Suarakan Perombakan Sistem Multilateral untuk Keadilan Global
Pemerintah optimistis kehadiran trase baru Batutulis tidak hanya akan mengurai kemacetan dan memperlancar arus lalu lintas di kawasan Bogor Selatan, tetapi juga mempercantik tata kota melalui integrasi ruang publik yang hijau, asri, dan representatif bagi warga.(Yusuf)





