Presiden Prabowo Subianto Lantik 26 Anggota Wantimpres Baru, Ada Nama Rocky Gerung

Suasana upacara pelantikan Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) periode terbaru oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara.
Presiden Prabowo Subianto resmi melantik 26 jajaran Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) di Istana Negara. Struktur baru lembaga ini dipimpin oleh mantan Menko PMK Pratikno sebagai Ketua dan Hatta Rajasa sebagai Wakil Ketua. Pelantikan ini menuai sorotan luas menyusul masuknya tokoh akademisi sekaligus pengamat kritis Rocky Gerung ke dalam barisan penasihat resmi kepala negara.
JAKARTA — JEJAK-NEWS.COM, Langkah politik akomodatif kembali dipertontonkan oleh Presiden RI Prabowo Subianto. Bertempat di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kepala Negara memimpin langsung prosesi pelantikan struktur baru Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) sisa masa jabatan periode 2024–2029 pada Jumat (2/10/2026). Acara sakral yang diawali dengan kumandang lagu kebangsaan ‘Indonesia Raya’ ini menandai masuknya 26 tokoh lintas disiplin ke dalam ring satu penasihat kepresidenan.
Formasi Wantimpres kali ini didominasi oleh perpaduan teknokrat senior, mantan menteri, tokoh agama, hingga pemikir kritis. Pelantikan ini secara yuridis didasarkan pada Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 107/P Tahun 2026 tentang Pengangkatan Keanggotaan Dewan Pertimbangan Presiden. Mantan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno, ditunjuk sebagai Ketua merangkap anggota, didampingi eks Menko Bidang Perekonomian Hatta Rajasa yang mengemban posisi Wakil Ketua merangkap anggota.
Salah satu momentum paling menyedot perhatian publik dalam rangkaian upacara ini adalah majunya Rocky Gerung ke hadapan Presiden Prabowo untuk menandatangani berita acara pelantikan. Dikenal luas sebagai akademisi dengan reputasi oposisi argumen yang tajam terhadap jalannya pemerintahan selama satu dekade terakhir, kesediaan sosok filsuf ini masuk ke birokrasi dinilai pengamat sebagai strategi Prabowo untuk menyerap perspektif yang lebih objektif dan independen.
Selain jajaran akademisi, kekuatan utama Wantimpres kali ini bertumpu pada lima eks menteri koordinator yang resmi bergabung. Mereka adalah Pratikno (Ketua), Hatta Rajasa (Wakil Ketua), eks Menko Polhukam Budi Gunawan, eks Menko Polsoskam Agum Gumelar, serta eks Menko Bidang Perekonomian Chairul Tanjung. Keterlibatan para mantan menko ini diproyeksikan dapat mempercepat pendalaman atas realisasi berbagai program kerja strategis nasional.
Selepas pembacaan surat keputusan, Presiden Prabowo memandu langsung pengucapan sumpah jabatan yang diikuti secara serempak oleh para anggota Wantimpres sesuai keyakinan agama masing-masing.
“Bahwa saya, akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darmabakti saya kepada bangsa dan negara. Bahwa saya, dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan bekerja dengan sebaik-baiknya dengan penuh rasa tanggung jawab,” ucap para anggota Wantimpres dengan khidmat di bawah panduan langsung Presiden Prabowo.
Komposisi besar yang melibatkan 26 penasihat ini dipandang oleh para analis politik sebagai cerminan manajemen merangkul semua elemen bangsa. Pemerintah berharap keberagaman latar belakang disiplin di tubuh Wantimpres mampu meminimalkan lahirnya kebijakan publik yang kontroversial, sekaligus mengoptimalkan ketepatan eksekusi program pemerintah di lapangan.
Reporter: Ananta Fathur| Editor: Ismail Saleh

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL TERBARU

Menu