JEJAK-NEWS.COM-Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia secara ketat mengawal pelaksanaan seleksi Computer Assisted Test (CAT) Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) tahun 1448 Hijriah. Pengawalan ketat ini dilakukan guna memastikan seluruh tahapan rekrutmen berlangsung secara transparan, objektif, adil, serta menjunjung tinggi prinsip integritas tanpa adanya praktik kecurangan.
Tim pengawas dari Itjen Kemenhaj terjun langsung ke berbagai titik lokasi ujian untuk memantau berjalannya sistem CAT secara real-time, mulai dari kesiapan infrastruktur server, pengamanan soal ujian, hingga validitas data peserta. Langkah preventif ini merupakan wujud nyata komitmen kementerian dalam menjaring calon petugas haji yang benar-benar kompeten, berdedikasi tinggi, dan siap memberikan pelayanan terbaik bagi para jemaah di Tanah Suci.
Pihak pengelola seleksi menegaskan bahwa sistem berbasis komputer ini menutup celah bagi intervensi pihak luar, di mana setiap peserta dapat langsung melihat perolehan nilai akhir mereka sesaat setelah ujian selesai. Transparansi penilaian tersebut mendapatkan apresiasi positif dari para peserta yang hadir karena memberikan rasa keadilan bagi seluruh pendaftar dari berbagai daerah.
Melalui pengawasan berlapis dan sistem seleksi yang akuntabel ini, Kemenhaj optimis dapat melahirkan formasi PPIH 1448 H yang profesional dan berakhlakul karimah. Para petugas terpilih nantinya diharapkan mampu mengemban amanah besar dalam melayani tamu-tamu Allah secara optimal sepanjang musim haji mendatang.(Yusuf)





