JN-Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melanjutkan rangkaian kunjungan kerja strategisnya dengan meninjau langsung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di kawasan Palmerah, Jakarta Barat. Peninjauan ini dilakukan guna memastikan kesiapan dapur produksi serta rantai pasok program Makan Bergizi Gratis (MBG) dapat berjalan optimal, higienis, dan terintegrasi secara ketat dari hulu hingga ke hilir.
SPPG Palmerah menjadi salah satu sentral pengolahan pangan penting yang menyuplai ribuan paket makanan sehat harian untuk sekolah-sekolah di wilayah penopang ibu kota. Dalam inspeksinya, Presiden Prabowo mengecek detail standardisasi operasional, mulai dari proses kurasi bahan baku segar dari petani lokal, ruang sterilisasi alat masak, hingga armada distribusi taktis yang digunakan untuk mengantarkan makanan agar tetap hangat dan segar sampai ke meja para siswa.
Presiden menegaskan bahwa keberhasilan program MBG sangat bergantung pada tata kelola hulu-hilir di dalam SPPG. Dengan melibatkan jaringan Koperasi Desa dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam menyuplai komoditas pangan seperti beras, telur, sayur, dan daging, program ini tidak hanya meningkatkan kualitas kesehatan anak sekolah melainkan juga menjadi motor penggerak ekonomi sirkular arus bawah yang berlandaskan fondasi Ekonomi Pancasila.
Baca juga: Wamen ATR/BPN Ossy Dermawan Dorong GTRA Sulbar Ambil Peran Taktis Urai Tumpang Tindih Lahan
“Kita harus memastikan rantai pasok ini bersih dari kebocoran dan kontaminasi. SPPG adalah dapur peradaban yang menentukan kualitas fisik dan kecerdasan anak-anak kita. Oleh karena itu, standardisasi gizi, kebersihan, dan ketepatan waktu distribusi dari hulu ke hilir harus dijaga tanpa kompromi demi mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat,” ujar Presiden Prabowo di sela-sela peninjauan di Palmerah.(Yonex)





