TANGERANG — Jejak News, Langkah strategis dalam menjaga daya dukung lingkungan d kesehatan masyarakat terus diakselerasi oleh Pemerintah Kota Tangerang. Melalui sinergi antara Dinas Perumahan, Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) serta Dinas Lingkungan Hidup (LH), Pemkot Tangerang menggelar kegiatan sosialisasi intensif mengenai layanan sedot tinja yang ditujukan khusus bagi para pelaku usaha di wilayah Kota Tangerang pada Kamis (21/5).
Edukasi yang berlangsung di Ruang Al-Amanah, Gedung Pusat Pemerintahan (Puspem) Kota Tangerang Lantai 5 ini, dirancang untuk memperketat tata kelola pembuangan limbah domestik sektor komersial. Kehadiran para pelaku usaha dari berbagai lini sektor menjadi sinyalemen penting dalam mendukung terciptanya ekosistem perkotaan yang bersih dan bebas dari pencemaran lingkungan.
Optimalisasi Fungsi IPLT dan Penyedotan Berkala
Dalam forum tersebut, para peserta dibekali pemahaman mendalam mengenai urgensi teknis pengelolaan lumpur tinja domestik secara berkala. Pemkot Tangerang membedah secara rinci mekanisme pemanfaatan layanan sedot tinja resmi, alur transportasi limbah yang aman, hingga proses pemurnian akhir di Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) milik pemerintah daerah.
Penyedotan bak penampungan (septic tank) secara rutin dinilai bukan lagi sekadar pemenuhan aspek operasional usaha, melainkan kewajiban moral dan hukum untuk menjaga kualitas air tanah di pemukiman sekitar tempat usaha. Dengan menggunakan lini layanan resmi yang disediakan pemerintah, rantai pengangkutan hingga pembuangan akhir dapat dipantau secara ketat dan terukur oleh instansi terkait.
Sinergi Pemkot dan Pengusaha untuk Kota Berkelanjutan
Otoritas Pemkot Tangerang menegaskan bahwa sektor swasta dan pelaku usaha memegang peranan krusial sebagai pilar penunjang sanitasi kota. Pengelolaan limbah yang tidak terkontrol dari aktivitas usaha berpotensi besar merusak ekosistem sungai dan menurunkan derajat kesehatan publik secara makro.
Melalui penguatan regulasi dan edukasi ini, kemitraan antara pemerintah daerah dan pelaku usaha diharapkan semakin solid dalam mematuhi ketentuan penataan sanitasi. Muara dari program ini adalah meningkatkan kesadaran kolektif demi mewujudkan Kota Tangerang sebagai kota yang sehat, higienis, ramah lingkungan, serta berkelanjutan bagi generasi mendatang.
Pewarta: Tyas Yuli | Editor: Ismail Saleh





