JN-Sebanyak 1.773 Aparatur Sipil Negara (ASN) dari berbagai kementerian dan lembaga resmi memulai Latihan Dasar Militer (Latsarmil) Komponen Cadangan (Komcad) tahun 2026. Pembukaan latihan ini menandai dimulainya proses transformasi ASN menjadi bagian dari kekuatan pertahanan negara yang siap dimobilisasi dalam keadaan darurat.
Selama masa pelatihan, ribuan ASN ini akan menjalani serangkaian materi intensif yang meliputi taktik militer dasar, menembak, komando, hingga penguatan wawasan kebangsaan. Latihan ini bertujuan untuk membentuk karakter ASN yang disiplin, tangguh, dan memiliki loyalitas tunggal terhadap ideologi negara.
Kementerian Pertahanan (Kemhan) menegaskan bahwa keterlibatan ASN dalam Komcad adalah implementasi dari amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional untuk Pertahanan Negara. ASN dipilih karena memiliki kompetensi manajerial dan teknis yang dapat mendukung operasional TNI jika sewaktu-waktu dibutuhkan.
Baca juga: Dirjen Strahan Kemhan Pimpin Upacara Bendera, Tekankan Integritas dan Responsivitas Strategis
Meskipun menjalani latihan militer, para peserta tetap memegang status sebagai ASN. Setelah menyelesaikan Latsarmil, mereka akan dikukuhkan sebagai anggota Komcad dan kembali ke instansi masing-masing, namun tetap berada dalam pengawasan militer untuk pemeliharaan kemampuan secara berkala.
Program Komcad 2026 ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kekuatan pertahanan fisik bangsa, tetapi juga menularkan budaya disiplin militer ke dalam birokrasi pemerintahan, guna menciptakan pelayanan publik yang lebih berintegritas dan profesional.(Yonex)
Baca juga: Perkuat Sinergi Pertahanan di Daerah, Irjen Kemhan Terima Audiensi Pimpinan DPRD Tulang Bawang





