JN-Di bawah naungan langit pagi yang khidmat, Direktur Jenderal Strategi Pertahanan Kementerian Pertahanan (Dirjen Strahan Kemhan) memimpin Upacara Bendera Bulanan yang diikuti oleh seluruh personel militer dan sipil di lingkungan Kemhan, Rabu (22/4/2026). Upacara ini bukan sekadar rutinitas birokrasi, melainkan manifestasi dari konsistensi dalam menjaga api nasionalisme dan profesionalisme abdi negara.
Dalam amanatnya, Dirjen Strahan menekankan bahwa setiap personel merupakan elemen kunci dalam arsitektur pertahanan negara. Di tengah dinamika geopolitik yang terus berkembang, integritas dan ketajaman analisis strategis menjadi kompetensi mutlak yang harus dimiliki oleh setiap elemen di lingkungan Strahan Kemhan.
“Upacara bendera adalah momen kita untuk menyelaraskan ritme kerja dengan visi besar kedaulatan bangsa. Setiap kebijakan strategi pertahanan yang kita rumuskan harus berakar pada rasa cinta tanah air dan tanggung jawab penuh terhadap keselamatan bangsa,” ujar Dirjen Strahan di hadapan para peserta upacara.
Selain aspek kedisiplinan, upacara ini juga menyoroti pentingnya adaptabilitas dalam menghadapi ancaman hibrida dan tantangan global masa kini. Dirjen Strahan mengajak seluruh jajarannya untuk terus berinovasi dalam menyusun langkah-langkah strategis yang mampu mengantisipasi berbagai potensi gangguan stabilitas nasional.
Melalui pendekatan yang humanis namun tetap tegas, Kemhan terus membangun budaya kerja yang mengedepankan sinergi lintas fungsi. Hal ini bertujuan agar setiap tugas yang diemban dapat diselesaikan dengan presisi tinggi, demi mewujudkan sistem pertahanan negara yang kuat, modern, dan disegani di kancah internasional.(Yonex)





