TANGERANG – Jejak News. Memperkuat ketahanan kota tidak melulu dilakukan di balik meja rapat. Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menunjukkan pendekatan inovatif dan humanis dalam memantau kesiapan infrastruktur pengendali banjir melalui aksi “Gowes Bersama” yang menyisiri wilayah Kecamatan Larangan pada Jumat (24/4/2026). Kegiatan ini menjadi momentum krusial untuk mensinergikan langkah antara birokrasi, legislatif, dan masyarakat dalam menghadapi tantangan iklim di tingkat lokal.
Aksi bersepeda ini diikuti oleh seluruh jajaran pegawai kecamatan, lurah, serta partisipasi aktif masyarakat. Kehadiran anggota DPRD Kota Tangerang, Alrizoma Akrom dan Ridwan Akbar, menambah bobot diplomasi lapangan ini, menciptakan ruang dialog terbuka antara pembuat kebijakan dan warga sembari memantau kondisi geografis wilayah secara langsung.
Camat Larangan, Nasrullah, menekankan bahwa kegiatan ini jauh melampaui sekadar olahraga pagi. Fokus utama adalah menyisiri titik-titik rawan genangan, khususnya di Kelurahan Gaga dan sekitarnya, guna memastikan infrastruktur pengendali banjir berfungsi optimal.
“Aksi gowes ini adalah upaya menjalin kebersamaan. Kami memanfaatkan momentum ini untuk memantau langsung kesiapan infrastruktur di lapangan. Ini adalah langkah jemput bola agar mitigasi banjir di Kecamatan Larangan dapat dilakukan secara komprehensif dan partisipatif,” ungkap Nasrullah.
Kehangatan interaksi antara anggota dewan, pejabat setempat, dan warga menjadi catatan penting dalam kegiatan ini. Diskusi mengenai solusi banjir berlangsung cair tanpa sekat formalitas, memungkinkan aspirasi warga terserap secara lebih otentik. Pendekatan ini dipandang efektif dalam membangun sense of belonging masyarakat terhadap keberlanjutan infrastruktur di lingkungan mereka.
Menutup rangkaian kegiatan, pihak Kecamatan Larangan berkomitmen untuk menjadikan agenda ini sebagai rutinitas berkala. Dengan menyisiri kelurahan demi kelurahan, Pemkot Tangerang optimis bahwa sinergi lintas sektoral yang dibangun di atas kesadaran hidup sehat ini akan mempercepat penanganan masalah perkotaan, sekaligus mempererat kohesi sosial di tengah masyarakat.
Pewarta: Ucu Sobar| Editor: Ismail Saleh





