PUPR Kota Tangerang

Pemkot Tangerang Masifkan Rehabilitasi Jalan Sangego-Bayur Berbasis Kebutuhan Masyarakat

Foto petugas PUPR memperbaiki jalan rusak di Sangego-Bayur Tangerang.
Sinergi dan Akselerasi: Personel Dinas PUPR Kota Tangerang sedang melakukan pengaspalan di Jalan Raya Sangego-Bayur, Rabu (15/4), guna mengembalikan fungsi jalan sebagai urat nadi transportasi masyarakat pasca curah hujan tinggi.

Pemerintah Kota Tangerang mempercepat perbaikan infrastruktur jalan di Sangego-Bayur dan sejumlah titik strategis lainnya sebagai respons cepat terhadap dampak cuaca ekstrem. Langkah ini diambil guna menjamin kelancaran arus logistik dan keselamatan mobilitas warga di koridor vital penghubung antarwilayah.
TANGERANG, Jejak News – Dalam semangat menghadirkan negara dan pelayanan publik yang responsif bagi masyarakat, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) secara konsisten melanjutkan agenda strategis rehabilitasi jalan. Langkah ini sejalan dengan komitmen pemerintah pusat dalam meningkatkan indeks konektivitas dan keselamatan berkendara di wilayah urban.
Fokus utama perbaikan kali ini menyasar koridor Jalan Raya Sangego-Bayur, Kecamatan Periuk. Sebagai akses vital yang menghubungkan denyut nadi ekonomi antara wilayah Kabupaten dan Kota Tangerang, perbaikan ini menjadi prioritas mutlak di tengah tantangan anomali cuaca yang sempat berdampak pada kualitas aspal.
Kepala Bidang Operasional dan Pemeliharaan Dinas PUPR Kota Tangerang, Iwan Nursyamsu, menegaskan bahwa pendekatan yang dilakukan mengedepankan aspek teknis yang presisi sekaligus nilai humanis dalam meminimalisir gangguan aktivitas warga. Sebanyak 16 ton aspal berkualitas telah dialokasikan khusus untuk memastikan aksesibilitas kembali prima.
“Petugas kami bekerja dengan dedikasi tinggi di lapangan sejak siang ini. Target kami adalah pemulihan total dalam waktu singkat. Ini bukan sekadar penambalan, melainkan upaya kami memastikan negara hadir untuk memberikan rasa aman bagi setiap pengguna jalan yang melintas,” ujar Iwan, Rabu (15/4).
Upaya ini selaras dengan tren nasional di mana Kementerian PUPR tengah gencar mengoptimalkan Program Inpres Jalan Daerah (IJD). Di Tangerang, langkah serupa diimplementasikan secara mandiri melalui pemeliharaan di berbagai titik strategis lainnya, termasuk Jalan Husein Sastranegara di wilayah Benda dan kawasan Perum Keroncong di Jatiuwung.
Pemkot Tangerang menyadari bahwa infrastruktur yang inklusif dan berkualitas adalah kunci bagi pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan. Dengan menjaga kelancaran lalu lintas di jalur-jalur padat kendaraan, pemerintah berupaya menekan potensi kerugian ekonomi akibat kemacetan sekaligus menekan angka risiko kecelakaan lalu lintas.

Melalui integrasi kerja cepat dan perencanaan yang matang, Pemkot Tangerang optimistis wajah infrastruktur kota akan semakin tangguh dalam menghadapi tantangan cuaca, demi mewujudkan kenyamanan bermobilitas bagi seluruh lapisan masyarakat.**
Pewarta: Sopian| Editor: Armand

 

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL TERBARU

Menu