Navigasi Ekonomi di Tengah Ketidakpastian: Presiden Prabowo dan Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Perkuat Resiliensi Bangsa

JN-Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya, mengonfirmasi bahwa Presiden Prabowo Subianto telah menerima jajaran pimpinan Dewan Ekonomi Nasional (DEN) di Istana Kepresidenan. Pertemuan strategis ini difokuskan pada penguatan fundamental ekonomi nasional serta perumusan langkah antisipatif terhadap gejolak pasar global yang kian tak menentu.

Langkah ini mencerminkan komitmen pemerintah dalam menjaga kesejahteraan rakyat secara humanis, memastikan bahwa setiap kebijakan ekonomi yang diambil mampu melindungi daya beli masyarakat sekaligus menjaga momentum pertumbuhan di tengah tekanan eksternal.

Strategi Antisipasi dan Ketahanan Inklusif

Seskab Teddy mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo memberikan arahan khusus kepada DEN untuk melakukan pemetaan risiko ekonomi secara mendalam. Fokus utama dari pembahasan tersebut mencakup:

Baca juga: Menkeu Purbaya Tegaskan Fundamental APBN Tetap Kokoh di Tengah Dinamika Global

  1. Ketahanan Pangan dan Energi: Memastikan stabilitas pasokan dan harga kebutuhan pokok di dalam negeri sebagai benteng pertahanan sosial-ekonomi.

  2. Mitigasi Dampak Global: Merumuskan skenario kebijakan fiskal dan moneter yang adaptif terhadap perubahan suku bunga internasional dan fluktuasi harga komoditas.

  3. Penguatan Ekonomi Sektor Riil: Mendorong pertumbuhan UMKM dan industri padat karya agar ekonomi nasional memiliki akar yang kuat di tingkat tapak.

    Baca juga: Perkuat Ketahanan Pangan Kawasan, Indonesia Pasok Kebutuhan Urea Pertanian Australia

“Presiden menekankan bahwa ekonomi kita harus tahan banting. DEN diminta memberikan masukan yang tajam agar kita tidak hanya bertahan, tapi mampu mencuri peluang di tengah dinamika global,” ujar Seskab Teddy.

Harmonisasi Agenda Besar Nasional

Pertemuan antara Presiden dan DEN ini melengkapi rangkaian kebijakan populer pemerintah yang tengah menjadi sorotan publik:

  • Sinergi dengan Iklim Investasi: Arahan Presiden untuk memperkuat ekonomi ini berbanding lurus dengan instruksi sebelumnya mengenai Penguatan Iklim Investasi dan pemangkasan regulasi. Investasi yang masuk diharapkan menjadi katalis bagi ketahanan ekonomi yang dibahas bersama DEN.

  • Refleksi Daya Saing Daerah: Keberhasilan Kota Tangerang dalam mempertahankan indeks daya saing yang tinggi menjadi bukti bahwa sinergi kebijakan pusat dan daerah sangat krusial dalam menopang stabilitas ekonomi makro.

  • Stabilitas Keamanan: Dialog ini juga bersinggungan dengan aspek keamanan yang sebelumnya dibahas bersama Jenderal (Purn) Dudung, karena ketahanan ekonomi mustahil tercapai tanpa stabilitas pertahanan yang solid.

Melalui koordinasi intensif dengan Dewan Ekonomi Nasional, Presiden Prabowo memastikan bahwa nakhoda ekonomi Indonesia tetap berada di jalur yang benar (on track), berorientasi pada kemandirian, dan berstandar global.(Yonex)

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL TERBARU

Menu