Perkuat Ketahanan Pangan Kawasan, Indonesia Pasok Kebutuhan Urea Pertanian Australia

JN-Hubungan bilateral antara Indonesia dan Australia semakin kokoh melalui realisasi ekspor komoditas urea yang signifikan. Presiden Prabowo Subianto menerima apresiasi langsung dari Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese, atas komitmen Indonesia dalam menjaga stabilitas pasokan pupuk yang krusial bagi sektor pertanian di Negeri Kanguru tersebut, Jumat (24/04/2026).

Dalam komunikasi diplomatik tersebut, PM Albanese menekankan bahwa urea asal Indonesia merupakan komponen vital bagi produktivitas lahan pertanian Australia. Keberhasilan ekspor ini dipandang sebagai bentuk nyata dari kemitraan strategis komprehensif kedua negara yang saling menguntungkan.

Presiden Prabowo menyambut baik apresiasi tersebut dan menegaskan bahwa Indonesia siap terus berperan aktif sebagai pusat produksi pupuk di kawasan. Peningkatan kapasitas industri domestik saat ini difokuskan untuk memenuhi kebutuhan nasional sekaligus mengisi celah pasar internasional yang membutuhkan jaminan kualitas dan kontinuitas.

Baca juga: Di Tengah Isu Rotasi Pejabat Eselon I, Menkeu Purbaya Optimis Pertahankan Resiliensi APBN 2026

“Kerja sama ini adalah bukti bahwa Indonesia mampu memproduksi komoditas strategis dengan standar global. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan volume perdagangan yang saling mendukung ketahanan pangan di masing-masing negara,” ungkap Presiden.

Selain membahas ekspor urea, kedua pemimpin negara juga menyinggung potensi perluasan kerja sama di sektor energi bersih dan investasi infrastruktur hijau. Langkah ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan bagi kedua negara di tengah dinamika ekonomi global yang menantang.(Yonex)

Baca juga: Kota Tangerang Raih Skor IDSD Tertinggi Kedua di Banten, Lampaui Rata-Rata Nasional

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL TERBARU

Menu