JN-Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia terus memacu langkah nyata dalam mempercepat transformasi digital tata kelola tempat ibadah di seluruh penjuru tanah air. Melalui Sistem Informasi Masjid (SIMAS), Kemenag mengajak seluruh pengurus takmir untuk mendaftarkan masjid dan musala mereka. Langkah taktis ini diambil guna memastikan seluruh rumah ibadah umat Islam tercatat ke dalam satu data nasional yang terintegrasi dari hulu hingga ke hilir secara inklusif.
Pendaftaran tempat ibadah ke dalam sistem SIMAS bukan sekadar urusan draf administrasi semata, melainkan memiliki dampak strategis yang besar bagi kemakmuran umat di tingkat akar rumput. Pemerintah memandang bahwa dengan terindeksnya masjid dan musala secara resmi, negara dapat dengan mudah memetakan kebutuhan keagamaan, memberikan pembinaan tata kelola, serta menyalurkan berbagai program afirmasi secara adil dan merata hingga ke tingkat daerah tapak.
Kementerian Agama memastikan bahwa seluruh proses pendaftaran dan pengelolaan data di dalam portal SIMAS dikawal dengan prinsip manajemen yang transparan, akuntabel, dan berwibawa. Dengan memiliki nomor ID khusus masjid nasional, tempat ibadah umat Islam menjadi lebih higienis dari risiko sengketa tanah atau klaim sepihak. Selain itu, status legalitas yang jelas ini secara instan menutup rapat celah praktik pungutan liar (pungli) atau penyalahgunaan nama rumah ibadah oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Baca juga: Perkuat Pertahanan Negara: Kabacadnas Kemhan Pimpin Upacara Penyumpahan dan Penetapan Komcad ASN
“Pendaftaran masjid dan musala di SIMAS Kemenag merupakan komitmen kita bersama untuk membangun ekosistem rumah ibadah yang mandiri, aman, dan berdaya. Kita ingin memastikan seluruh bantuan operasional maupun program peningkatan kapasitas takmir dari pemerintah dapat tersalurkan dengan tepat sasaran tanpa hambatan birokrasi. Lewat tata kelola yang bersih dan berbasis digital, kita hadir untuk memuliakan tempat ibadah sebagai pusat kemaslahatan masyarakat arus bawah,” urai perwakilan otoritas keagamaan.(Yonex)





