JN-Kementerian Pertahanan Republik Indonesia memberikan komitmen penuh terhadap penguatan sektor pangan sebagai bagian dari pertahanan non-militer negara. Menteri Pertahanan (Menhan) RI secara langsung menyatakan dukungannya terhadap perluasan lahan dan aktivitas penanaman padi masif yang dilaksanakan di kawasan Wanam, Papua Selatan, guna menyukseskan agenda besar Program Strategis Nasional (PSN).
Dalam penjelasannya, Menhan RI menyampaikan bahwa kedaulatan pangan merupakan pilar yang sama pentingnya dengan kedaulatan wilayah geografi. Ketergantungan terhadap pasokan pangan luar negeri harus dikurangi secara bertahap melalui optimalisasi potensi lahan subur di dalam negeri, di antaranya komoditas padi di wilayah timur Indonesia.
Pihak Kementerian Pertahanan bekerja sama dengan instansi terkait dan pemerintah daerah untuk memastikan seluruh infrastruktur pendukung pertanian di Wanam berjalan optimal. Kerja sama ini mencakup penyediaan sistem irigasi yang memadai, pemanfaatan teknologi mekanisasi pertanian modern, hingga pendampingan teknis bagi para petani lokal guna menggenjot produktivitas hasil panen.
Melalui sinergi lintas sektoral ini, kawasan Wanam diproyeksikan mampu tumbuh menjadi salah satu lumbung pangan utama yang mandiri. Menhan RI berharap keberhasilan program di wilayah ini tidak hanya memperkuat cadangan pangan nasional dalam menghadapi situasi krisis global, melainkan juga menggerakkan roda perekonomian daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat asli Papua.(Yonex)





