PUPR Kota Tangerang

Kejar Efisiensi, Presiden Prabowo Perintahkan BUMN Rampingkan Struktur dan Fokus Bisnis.

JN-Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk melakukan akselerasi transformasi di tubuh Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Dalam arahan terbarunya, Presiden menginstruksikan Kementerian BUMN agar seluruh proses restrukturisasi dan penyehatan perusahaan plat merah diselesaikan secara tuntas sebelum akhir tahun 2026.

Presiden menekankan bahwa BUMN tidak boleh lagi menjadi beban bagi keuangan negara. Sebaliknya, BUMN harus menjadi mesin pertumbuhan ekonomi yang tangguh melalui tata kelola yang bersih (good corporate governance) serta manajemen yang profesional.

“Transformasi BUMN bukan lagi pilihan, tapi keharusan. Saya minta restrukturisasi, baik itu penggabungan (merger) maupun perampingan anak-cucu perusahaan yang tidak produktif, harus selesai tahun ini. Kita ingin BUMN yang ramping, sehat, dan kompetitif di kancah internasional,” tegas Presiden Prabowo di Istana Merdeka, Rabu (08/04/2026).

Baca juga: Akselerasi Hunian Layak: Menteri PKP Dorong Penyerapan KUR Perumahan dan Targetkan 40.000 Rumah Subsidi di Jawa Tengah

Poin utama dalam transformasi ini meliputi penguatan struktur permodalan, pembersihan aset-aset bermasalah, hingga penempatan talenta-talenta terbaik untuk mengisi posisi strategis. Presiden juga menyoroti pentingnya peran BUMN dalam mendukung program swasembada pangan dan energi, serta hilirisasi industri yang menjadi fokus pemerintah saat ini.

Menteri BUMN bersama jajaran direksi diminta untuk segera melakukan audit kinerja menyeluruh dan mengeksekusi langkah-langkah strategis tanpa menunda. Pemerintah berharap, dengan tuntasnya restrukturisasi tahun ini, BUMN dapat memberikan kontribusi dividen yang lebih besar kepada negara dan memberikan layanan publik yang jauh lebih berkualitas bagi seluruh rakyat Indonesia.(Yonex)

Baca juga: Wamenkeu Juda Ungkap 4 Strategi Kepemimpinan Hadapi Gejolak Ekonomi Global

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL TERBARU

Menu