PUPR Kota Tangerang

Hasil Penyelamatan Aset: Rp11,42 Triliun dan Lahan Luas Kembali ke Pangkuan Ibu Pertiwi

JN-Presiden Prabowo Subianto menyaksikan langsung prosesi penyerahan aset hasil penyelamatan dan pemulihan kerugian negara yang mencapai nilai fantastis sebesar Rp11,42 triliun serta ratusan ribu hektare lahan. Acara yang digelar di Istana Negara, Jumat (10/04/2026), tersebut menandai babak baru dalam keseriusan pemerintah melakukan bersih-bersih dan penyelamatan aset nasional.

Aset-aset yang diserahkan kembali kepada negara ini merupakan hasil kerja keras kolaboratif antara aparat penegak hukum, Satgas pemulihan aset, serta kementerian terkait dalam kurun waktu terakhir. Selain dalam bentuk uang tunai, penyelamatan ini mencakup lahan produktif dan kawasan hutan yang sebelumnya dikuasai secara ilegal atau terkait dengan perkara hukum besar.

“Hari ini kita menyaksikan bahwa hukum benar-benar bekerja sebagai instrumen penjaga kekayaan bangsa. Rp11,42 triliun dan ratusan ribu hektare lahan ini bukan sekadar angka, tetapi hak rakyat yang berhasil kita ambil kembali. Saya instruksikan agar aset ini segera dikelola untuk kepentingan pembangunan dan kemakmuran rakyat,” ujar Presiden Prabowo dalam sambutannya.

Baca juga: Menjaga Momentum Pertumbuhan: Pemerintah Pastikan Resiliensi Ekonomi Nasional Tetap Terjaga di 2026

Presiden menekankan bahwa lahan-lahan yang berhasil diselamatkan harus segera didistribusikan manfaatnya, baik melalui program perhutanan sosial maupun optimalisasi lahan pertanian guna mendukung ketahanan pangan nasional. Presiden juga memberikan peringatan keras bahwa pemerintah tidak akan berhenti mengejar aset-aset negara yang masih berada di tangan pihak yang tidak berhak.

Penyerahan aset ini diharapkan dapat memberikan dampak signifikan pada ruang fiskal negara serta mempercepat berbagai program strategis nasional. Keberhasilan ini juga mengirimkan pesan kuat kepada publik bahwa era pembiaran terhadap kebocoran kekayaan negara telah berakhir di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo.(Yonex)

Baca juga: Tekan Impor Bahan Kimia, Pabrik Melamin Terbesar di Indonesia Mulai Dibangun di KEK Gresik

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL TERBARU

Menu