JN-Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus memperkuat sinergi antara pembangunan infrastruktur nasional dengan sistem pertahanan negara. Sebagai wujud nyata kolaborasi tersebut, Kementerian PU memberikan dukungan penuh terhadap program pembelajaran strategis bagi para Perwira Siswa (Pasis) di lingkungan Tentara Nasional Indonesia (TNI).
Langkah ini diambil guna menyelaraskan visi pembangunan infrastruktur fisik dengan kebutuhan strategis pertahanan wilayah. Dalam berbagai sesi pembelajaran, Kementerian PU memaparkan bagaimana pembangunan jalan tol, jembatan bentang panjang, hingga bendungan tidak hanya berfungsi sebagai penggerak ekonomi, tetapi juga sebagai komponen vital dalam mobilisasi logistik pertahanan dan ketahanan nasional.
Sekretaris Jenderal Kementerian PU menekankan bahwa infrastruktur yang tangguh adalah fondasi bagi kedaulatan negara. Pengetahuan mengenai tata ruang pertahanan dan manajemen infrastruktur strategis menjadi materi krusial bagi para perwira untuk memahami konektivitas wilayah dari sudut pandang keamanan nasional.
Baca juga: Kemenag Percepat Perumusan Strategi Pengadaan dan Mutasi ASN demi Efisiensi Layanan
“Pembangunan infrastruktur di daerah perbatasan dan pulau-pulau terluar adalah bukti sinergi kita. Kami memastikan setiap proyek PU juga mempertimbangkan aspek dual-use, yakni untuk kesejahteraan rakyat sekaligus mendukung mobilitas pasukan dan logistik pertahanan jika sewaktu-waktu dibutuhkan,” jelas pihak Kementerian PU di Jakarta, Jumat (27/03/2026).
Selain aspek konektivitas, kementerian juga menyoroti pentingnya infrastruktur sumber daya air, seperti bendungan Sabo dan waduk, sebagai bagian dari mitigasi bencana yang berdampak langsung pada stabilitas wilayah. Pembelajaran ini diharapkan dapat memberikan perspektif komprehensif bagi para perwira dalam merancang strategi pertahanan yang terintegrasi dengan pengembangan fisik wilayah.
Melalui kolaborasi pendidikan dan pembangunan ini, Pemerintah berharap tercipta kesamaan pandangan antara birokrat dan militer dalam menjaga keutuhan NKRI. Pembangunan infrastruktur yang merata dan berkelanjutan diyakini akan memperkuat daya tangkal bangsa terhadap berbagai potensi ancaman di masa depan.(Yonex)
Baca juga: Pasca-Lebaran Banjir Pendaftaran Nikah, Kemenag Jamin Layanan KUA Tetap Prima Meski WFA







