JN-Personel Manggala Agni dari Balai Pengendalian Kebakaran Hutan (Dalkarhut) Wilayah Sumatera, Kementerian Kehutanan, bersama tim gabungan berhasil mengendalikan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda dua kabupaten di Provinsi Riau, yakni Bengkalis dan Pelalawan, pada 4 Maret 2026. Operasi pemadaman intensif ini dilakukan menyusul terdeteksinya titik api di lahan gambut yang mencakup area seluas kurang lebih 50 hektare. Hingga 6 Maret 2026, tim di lapangan masih terus melakukan upaya pendinginan guna memastikan bara api di kedalaman tanah gambut benar-benar padam dan tidak menimbulkan kepulan asap baru.
Medan yang sulit dan akses sumber air yang terbatas menjadi tantangan utama bagi para petugas dalam memutus rantai penyebaran api. Kendati demikian, koordinasi cepat antara Manggala Agni, TNI, Polri, dan masyarakat setempat berhasil mencegah api meluas ke kawasan pemukiman maupun hutan konservasi yang lebih dalam. Pihak Kementerian Kehutanan menegaskan bahwa patroli pencegahan telah ditingkatkan di 80 desa rawan karhutla sejak awal tahun untuk memitigasi risiko cuaca ekstrem yang diprediksi oleh BMKG akan lebih kering pada tahun 2026. Penegakan hukum juga terus berjalan, di mana sejumlah tersangka pembakaran hutan telah diamankan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.(Yonex)







