Kota Tangerang Catatkan Rekor Realisasi PAD di Atas Target Selama Empat Tahun Berturut-turut

Asisten Daerah Kota Tangerang menjelaskan keberhasilan strategi relaksasi pajak dan digitalisasi dalam mendongkrak PAD.
Keberhasilan Kota Tangerang dalam membiayai program strategis secara mandiri melalui pencapaian realisasi PAD yang konsisten melampaui target sejak 2022 hingga 2025.
TANGERANG, Jejak News- Dalam diskursus tata kelola pemerintahan modern, kemandirian fiskal bukan sekadar pencapaian administratif, melainkan manifestasi dari kedaulatan sebuah daerah dalam membangun kesejahteraan rakyatnya. Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang kembali membuktikan efikasi manajerialnya dengan mencatatkan konsistensi realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang secara berkelanjutan melampaui target selama empat tahun terakhir.
Asisten Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan Daerah Kota Tangerang, Ruta Ireng Wicaksono, menegaskan bahwa pencapaian ini merupakan hasil dari desain kebijakan yang adaptif dan humanis. Melalui integrasi digitalisasi layanan dan kebijakan relaksasi pajak yang terukur, Kota Tangerang berhasil memutus ketergantungan pada dana stimulan pusat, menciptakan ruang fiskal yang lebih luas bagi program-program kemasyarakatan.
“Kami berkomitmen menjaga kemandirian fiskal sebagai implementasi konkret dari amanat otonomi daerah. Strategi digitalisasi dan relaksasi pajak yang kami gulirkan setiap tahun terbukti efektif dalam menumbuhkan kesadaran serta partisipasi publik dalam pembangunan,” ujar Ruta pada Senin (27/04/26).
Data statistik dari Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Tangerang memotret pertumbuhan yang impresif:
  • 2022: Terealisasi Rp1,07 triliun (102,6%)
  • 2023: Terealisasi Rp2,27 triliun (103%)
  • 2024: Terealisasi Rp1,21 triliun (101,1%)
  • 2025: Terealisasi Rp3,03 triliun (101,9%)
Lonjakan signifikan pada tahun 2025 mencerminkan pulih dan menguatnya ekosistem ekonomi lokal yang didorong oleh iklim investasi yang sehat. Secara intelektual-ekonomis, keberhasilan ini memberikan kepastian bagi keberlanjutan proyek infrastruktur dan layanan sosial tanpa hambatan likuiditas.
Pemkot Tangerang berharap capaian ini menjadi standar baru dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah di Indonesia, di mana optimalisasi potensi internal menjadi kunci utama percepatan pembangunan. Dengan fiskal yang sehat, akselerasi program yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat dapat dieksekusi dengan lebih presisi dan terarah.
“Kemandirian fiskal adalah energi utama kami untuk memberikan pelayanan terbaik tanpa jeda bagi seluruh lapisan masyarakat Kota Tangerang,” pungkas Ruta.
Pewarta: Pandu Ananta | Editor: Suwarman

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL TERBARU

Menu