JEJAK-NEWS.COM-Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia menegaskan pentingnya peran strategis generasi muda dalam mengawal masa depan bangsa seiring dengan puncak bonus demografi yang tengah dihadapi Indonesia. Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Wiyagus menyampaikan bahwa limpahan sumber daya manusia usia produktif harus dikelola dengan tepat melalui penanaman karakter kepemimpinan, peningkatan kapasitas intelektual, serta perluasan kesempatan berkarya di berbagai sektor pembangunan.
Dalam berbagai forum dialog kepemudaan, Wamendagri memaparkan bahwa bonus demografi merupakan jendela peluang (window of opportunity) yang hanya datang sekali dalam sejarah suatu bangsa. Jika tidak dioptimalkan dengan baik, potensi besar tersebut justru akan menjadi tantangan sosial. Oleh karena itu, pemerintah pusat dan daerah didorong untuk bersinergi dalam menciptakan ekosistem yang mendukung kreativitas, inovasi, serta partisipasi aktif pemuda dalam tata kelola pemerintahan dan pembangunan ekonomi daerah.
Kementerian Dalam Negeri terus mendorong pemerintah daerah di seluruh Indonesia untuk merumuskan kebijakan yang berpihak pada pemberdayaan pemuda, termasuk penyediaan fasilitas pelatihan keterampilan digital, penguatan jiwa kewirausahaan (entrepreneurship), serta pelibatan kaum muda dalam musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) di tingkat lokal.
Pemerintah optimis bahwa melalui pembinaan yang berkelanjutan dan penanaman nilai-nilai nasionalisme yang kuat, generasi muda Indonesia akan bertransformasi menjadi motor penggerak utama yang membawa bangsa ini siap menyongsong visi besar Indonesia Emas 2045.(Yusuf)




