JEJAK-NEWS.COM-Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Republik Indonesia memberikan dukungan penuh terhadap percepatan transisi energi hijau nasional melalui fasilitasi program sertifikasi bagi 60 calon asesor kompetensi di bidang Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Langkah strategis ini dilakukan guna mempersiapkan ekosistem ketenagakerjaan yang siap menyongsong target ambisius pembangunan kapasitas PLTS hingga mencapai 100 GWp di seluruh wilayah Indonesia.
Dalam keterangannya, pihak Kemnaker menegaskan bahwa masifnya pembangunan infrastruktur energi terbarukan harus dibarengi dengan ketersediaan tenaga kerja bersertifikat yang memiliki standar kompetensi global. Kehadiran para asesor tersertifikasi ini sangat krusial untuk melakukan uji kompetensi, verifikasi keahlian, serta memastikan bahwa para teknisi dan tenaga instalasi surya di lapangan benar-benar memenuhi kualifikasi keselamatan kerja dan spesifikasi teknis yang ketat.
Program pelatihan dan sertifikasi ini melibatkan sinergi erat antara pemerintah, asosiasi industri energi terbarukan, serta lembaga sertifikasi profesi. Para peserta calon asesor dibekali dengan modul pemahaman mendalam terkait teknologi panel surya terkini, manajemen pemeliharaan sistem fotovoltaik, hingga prosedur audit keselamatan kerja kelistrikan yang berlaku secara nasional maupun internasional.
Baca juga: Kemnaker Lakukan Verifikasi Ketat Mitra Penyelenggara MagangHub Batch 3 hingga 30 Oktober 2026
Pemerintah optimis bahwa ketersediaan tenaga penguji dan teknisi yang kompeten akan mendongkrak kepercayaan investor serta mempercepat realisasi transisi energi bersih di tanah air. Dengan kesiapan sumber daya manusia yang matang, program pengembangan PLTS 100 GWp diyakini tidak hanya sukses dari sisi pencapaian kapasitas energi, tetapi juga mampu membuka lapangan kerja hijau yang luas dan berkualitas bagi masyarakat.(Yusuf)




