Siaga Darurat Kebakaran Hutan: Menhub Dudy Perintahkan Peningkatan Kewaspadaan Maksimal di Sektor Transportasi Wilayah Terdampak Karhutla

JEJAK-NEWS.COM-Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menginstruksikan kepada seluruh jajaran otoritas transportasi baik di pusat maupun di daerah untuk terus meningkatkan tingkat kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah wilayah di tanah air. Langkah antisipatif ini ditekankan demi menjaga keselamatan, keamanan, serta kelancaran operasional sarana dan prasarana transportasi publik, khususnya pada sektor penerbangan dan darat yang kerap terkendala gangguan jarak pandang akibat kabut asap.

Dalam arahannya, Menhub menegaskan pentingnya koordinasi lintas sektor yang erat antara Otoritas Bandar Udara, AirNav Indonesia, maskapai penerbangan, syahbandar, hingga dinas perhubungan setempat untuk memantau perkembangan cuaca dan kondisi titik panas (hotspot) secara real-time. Keselamatan penumpang harus selalu menjadi prioritas utama, sehingga penundaan jadwal keberangkatan (delay) atau pengalihan rute harus diberlakukan secara tegas apabila kondisi jarak pandang sudah melewati ambang batas aman operasional.

Selain sektor penerbangan yang rentan terhadap pekatnya kabut asap, pengawasan di jalur darat dan penyeberangan juga diminta untuk ditingkatkan guna mengantisipasi potensi kecelakaan lalu lintas akibat minimnya jarak pandang di jalan raya lintas provinsi. Jajaran kementerian terus menyiagakan posko pemantauan darurat dan mengimbau para operator transportasi untuk senantiasa mematuhi standar prosedur operasional (SOP) keselamatan di tengah situasi darurat bencana lingkungan tersebut.

Baca juga: Pemerintah Kembali Kirim Bantuan ke NTT dan Perkuat Penanganan Karhutla di Kalimantan

Pemerintah pusat mengapresiasi kerja keras tim Satgas Karhutla gabungan yang terus berjibaku memadamkan titik api di lapangan serta berharap dukungan penuh dari masyarakat untuk bersama-sama mencegah terjadinya pembakaran lahan. Sinergi yang kuat antar-instansi ini diyakini mampu meminimalisir dampak buruk karhutla terhadap kelangsungan arus transportasi nasional dan kesehatan masyarakat luas.(Yusuf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL TERBARU

Menu