Pacu Inklusi Keuangan Syariah: Rapat IAEI Bahas Solusi Taktis Peningkatan Kesadaran dan Literasi Ekonomi Umat

JN-Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI) menggelar rapat strategis nasional guna merumuskan solusi konkret dalam menghadapi tantangan rendahnya indeks literasi keuangan syariah di tanah air. Pertemuan para pakar, akademisi, dan praktisi ini difokuskan untuk menyusun langkah taktis dalam mendongkrak kesadaran serta pemahaman masyarakat arus bawah terhadap ekosistem ekonomi syariah dari hulu hingga ke hilir secara inklusif.

Pemerintah bersama IAEI memandang bahwa sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia, Indonesia memiliki potensi raksasa untuk menjadi pusat gravitasi ekonomi syariah global. Namun, potensi tersebut belum optimal akibat adanya jarak (gap) antara tingkat religiusitas masyarakat dengan draf pemahaman produk keuangan syariah. Oleh karena itu, penataan kurikulum edukasi dan simplifikasi bahasa produk perlu digenjot secara masif demi menyentuh seluruh lapisan daerah tapak.

Sinergi lintas sektor, termasuk peran aktif institusi pendidikan keagamaan di bawah naungan Kementerian Agama, dinilai menjadi jangkar utama dalam menyukseskan agenda ini. IAEI menegaskan bahwa pengembangan industri halal dan lembaga keuangan syariah wajib dikawal dengan tata kelola yang transparan, akuntabel, dan berintegritas tinggi. Sistem manajemen yang bersih dan higienis dari celah manipulasi diproyeksikan mampu menumbuhkan rasa percaya (trust) yang bugar di tengah masyarakat penyangga.

Baca juga: Akselerasi E-Procurement Inklusif: Sinergi SIPLah-LKPP Pertebal Keterlibatan UMK-K dalam Belanja Negara

“Rapat IAEI ini merupakan komitmen bersama untuk melahirkan peta jalan edukasi keuangan syariah yang lebih membumi dan adaptif. Kita ingin ekonomi syariah tidak hanya dipahami sebagai label ketaatan beragama, melainkan sebagai sebuah sistem ekonomi yang adil, efisien, dan membawa maslahat nyata bagi kesejahteraan umat. Lewat pemanfaatan publikasi digital yang masif, kita optimistis tingkat kesadaran arus bawah dapat terdongkrak secara instan,” urai salah satu pengurus pusat IAEI dalam jalannya persidangan.(Yonex)

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL TERBARU

Menu