Pacu Target Pertumbuhan Nasional, Kemenko Perekonomian Dorong Optimalisasi Potensi Regional

JN-Pemerintah menegaskan bahwa akselerasi dan pengembangan ekonomi daerah memegang peranan kunci sebagai motor penggerak utama dalam upaya pencapaian target pertumbuhan ekonomi nasional. Strategi penguatan ekonomi berbasis regional ini dinilai krusial untuk menciptakan ketahanan ekonomi yang kokoh, merata, serta tidak hanya bertumpu pada kawasan aglomerasi tertentu (Java-centric).

Langkah taktis yang diambil pemerintah mencakup optimalisasi penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), penguatan hilirisasi komoditas unggulan lokal, hingga penciptaan iklim investasi yang kondusif di tingkat pemerintah daerah (Pemda).

Sinergi kebijakan fiskal antara pemerintah pusat dan daerah terus diperketat agar stimulus belanja negara dapat langsung menyasar sektor-sektor produktif, seperti pembangunan infrastruktur konektivitas logistik, penguatan kapasitas UMKM, dan pemanfaatan potensi pariwisata daerah.

Baca juga: Sukses Bertransformasi, Mantan Narapidana Kini Jadi Pengusaha dan Miliki 50 Jaringan UMKM

“Pencapaian target pertumbuhan ekonomi nasional yang tinggi dan berkelanjutan tidak akan terwujud tanpa adanya kontribusi aktif dan lompatan produktivitas dari perekonomian daerah. Setiap daerah harus mampu mengidentifikasi serta memaksimalkan komoditas dan sektor unggulannya agar memiliki daya saing tinggi dan nilai tambah ekonomi,” ungkap perwakilan jajaran menteri bidang perekonomian, Selasa (26/5/2026).

Pemerintah juga menyoroti pentingnya peran inovasi teknologi dan digitalisasi dalam tata kelola keuangan daerah, seperti elektronifikasi transaksi pemerintah daerah (ETPD). Langkah ini terbukti efektif dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta menjamin transparansi anggaran yang akuntabel.

Selain itu, kerja sama antardaerah (KAD) didorong untuk terus ditingkatkan guna menjaga stabilitas pasokan pangan, mengendalikan laju inflasi daerah, serta memperlancar mata rantai pasok (supply chain) komoditas esensial antarwilayah secara efisien.

Baca juga: Dorong Hilirisasi dan Kemandirian Ekonomi, Kemenperin Perkuat Kompetensi Asesor Industri

Melalui komitmen penguatan ekonomi daerah yang terintegrasi ini, pemerintah optimistis struktur perekonomian nasional akan semakin tangguh menghadapi gejolak global, sekaligus mampu mengakselerasi pemerataan kesejahteraan sosial dan membuka lapangan pekerjaan yang lebih luas di seluruh pelosok tanah air.(Yonex)

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL TERBARU

Menu