JN-Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Republik Indonesia terus memacu laju pertumbuhan sektor manufaktur dengan menyiapkan jajaran asesor profesional yang kompeten dan tersertifikasi. Langkah strategis ini diambil sebagai instrumen vital untuk mengakselerasi proses industrialisasi nasional sekaligus memastikan produk-produk dalam negeri memiliki daya saing tinggi di pasar global.
Penyusunan dan penguatan kompetensi para asesor ini diarahkan untuk mendukung implementasi peta jalan Making Indonesia 4.0, optimalisasi kebijakan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), serta standardisasi industri hijau (green industry).
Kemenperin melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) secara masif menggelar pelatihan, uji kompetensi, dan penyelarasan kurikulum penilaian teknis agar para asesor mampu memberikan evaluasi yang objektif, presisi, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi terkini.
Baca juga: Andra Soni Tebar Pesona Infrastruktur Banten di Forum Bisnis RI-Tiongkok
“Percepatan industrialisasi tidak hanya bertumpu pada modernisasi mesin dan investasi modal, melainkan juga pada kesiapan ekosistem pengawasan dan penjaminan mutu. Kehadiran asesor profesional yang andal sangat krusial untuk mengaudit, menguji, serta mengarahkan pelaku industri agar memenuhi standar baku mutu nasional maupun internasional,” ungkap perwakilan Kemenperin, Senin (25/5/2026).
Peran asesor profesional ini nantinya akan tersebar di berbagai sektor prioritas, mulai dari industri makanan dan minuman, tekstil, otomotif, kimia, hingga industri elektronika dan digital. Mereka bertugas memberikan penilaian kualifikasi dan sertifikasi, baik untuk kelayakan teknis perusahaan maupun pemenuhan standar kompetensi kerja para tenaga kerja industri.
Selain itu, penguatan peran asesor ini diharapkan mampu menjembatani kebutuhan sektor industri hilir yang sedang digalakkan pemerintah, sehingga mata rantai pasok (supply chain) domestik menjadi lebih kuat, efisien, dan mandiri secara ekonomi.
Baca juga: Presiden Prabowo di Kebumen: Stop Kebocoran Kekayaan Negara demi Kesejahteraan Rakyat
Kemenperin menegaskan komitmennya untuk terus memfasilitasi program sertifikasi asesor ini secara berkelanjutan, berkolaborasi dengan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) serta asosiasi-asosiasi industri terkait demi melahirkan ekosistem manufaktur yang tangguh dan berkelanjutan.(Yonex)





