Menhan Suarakan Penguatan Strategi Pertahanan Negara di Hadapan Perwira Siswa Sesko TNI

JN-Menteri Pertahanan (Menhan) Republik Indonesia memberikan pembekalan strategis kepada para Perwira Siswa (Pasis) Sekolah Staf dan Komando (Sesko) TNI di Bandung, Jawa Tengah. Dalam arahannya, Menhan menggarisbawahi dua pilar utama yang harus dimiliki oleh calon pimpinan komando masa depan, yakni kekuatan kepemimpinan (leadership) yang adaptif serta penguasaan strategi pertahanan negara yang komprehensif.

Di hadapan para perwira menengah dari tiga matra (AD, AL, AU) serta perwira siswa mancanegara, Menhan menyampaikan bahwa dinamika geopolitik global dan regional saat ini bergerak sangat cepat dan penuh ketidakpastian. Oleh karena itu, Sesko TNI sebagai lembaga pendidikan tertinggi TNI harus mampu mencetak kader pimpinan yang tidak hanya cakap secara taktis, tetapi juga visioner secara strategis.

“Tantangan pertahanan ke depan tidak lagi bersifat konvensional. Kita menghadapi ancaman hibrida, siber, hingga perang asimetris. Seorang pemimpin militer modern harus mampu mengintegrasikan seluruh potensi pertahanan negara, membaca arah mata angin geopolitik, dan mengambil keputusan cepat yang berdampak pada kedaulatan NKRI,” tegas Menhan, Minggu (24/5/2026).

Baca juga: Atasi Ketersediaan Air Bersih: Kementerian PU Perkuat Layanan SPAM Semongkat untuk 29 Desa di Sumbawa

Lebih lanjut, Menhan memaparkan fokus pemerintah dalam program modernisasi alutsista (Primary Weapon System) yang dibarengi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) pertahanan. Menurutnya, kecanggihan teknologi militer tidak akan berdampak optimal tanpa didukung oleh doktrin kepemimpinan yang kuat dan loyalitas tunggal kepada negara.

Menhan juga mengingatkan pentingnya menjaga sinergisitas antar-matra di tubuh TNI serta memperkuat kemitraan strategis dengan kementerian, lembaga, dan masyarakat melalui konsep Sistem Pertahanan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata).

Kegiatan pembekalan ini diakhiri dengan sesi diskusi interaktif, di mana para perwira siswa berkesempatan memaparkan kajian strategis mengenai langkah-langkah taktis dalam menjaga kedaulatan wilayah perbatasan dan zona ekonomi eksklusif Indonesia.(Yonex)

Baca juga: Jaga Stabilitas Bangsa: Menhan RI dan MUI Perkuat Sinergi Demi Persatuan dan Kepentingan Nasional

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL TERBARU

Menu