YOGYAKARTA – Jejak News, Persita Tangerang bersiap melakoni laga tandang strategis melawan PSIM Yogyakarta pada pekan ke-30 BRI Super League 2025/2026. Pertandingan yang akan dihelat di Stadion Sultan Agung, Kamis (30/04/2026) sore, menjadi momentum krusial bagi tim berjuluk “Pendekar Cisadane” untuk memutus tren negatif dan memperbaiki posisi di klasemen nasional.
Menjelang laga ini, pelatih Persita, Carlos Pena, memberikan perhatian khusus pada aspek penyelesaian akhir (finishing) yang menjadi kendala dalam empat laga terakhir. Kehadiran kembali palang pintu andalan, Javlon Guseynov, pasca-akumulasi kartu diharapkan mampu memperkokoh stabilitas lini belakang. Meski masih harus tampil tanpa Matheus Alves yang cedera, kembalinya Javlon menjadi suntikan moral yang signifikan bagi kolektivitas tim.
Kondisi tim tuan rumah, PSIM Yogyakarta, juga tengah menghadapi tantangan serius. Absennya sejumlah pilar utama seperti mantan pemain Persita, Ezequiel Vidal, serta Riyatno Abiyoso akibat akumulasi kartu, ditambah cederanya Anton Fase dan Rakhmatsho Rakhmatzoda, memberikan celah strategis yang dapat dimanfaatkan oleh Persita.
Secara klasemen, kedua tim hanya terpaut tipis di papan tengah. Persita menghuni peringkat ke-9 dengan raihan 41 poin, sementara PSIM menempel di posisi ke-10 dengan 39 poin. Keunggulan kemenangan 4-0 pada pertemuan pertama di Indomilk Arena menjadi modal psikologis penting bagi Pendekar Cisadane untuk mencuri poin penuh di Yogyakarta dan mengembalikan ritme kemenangan mereka.
Pewarta: Eko Irawan| Editor: Mulkan Siregar





