Urai Kemacetan Lintas Provinsi, Kementerian PU Targetkan Studi Teknis Tol Serpong–Bogor Rampung Cepat

JN-Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bergerak cepat mengonsep rancang bangun infrastruktur dengan mengebut penyusunan perencanaan teknis (detail engineering design) untuk proyek Jalan Tol Serpong–Bogor via Parung. Akselerasi ini dilakukan sebagai langkah strategis pemerintah dalam mengurai kemacetan kronis serta memperkuat konektivitas logistik antarwilayah di kawasan aglomerasi Jabodetabek.

Ruas jalan tol yang akan melintasi wilayah Tangerang Selatan (Banten) hingga Kabupaten Bogor (Jawa Barat) ini diproyeksikan menjadi bagian penting dari jaringan Jakarta Outer Ring Road (JORR) 3. Kehadiran tol ini diharapkan mampu memangkas waktu tempuh secara signifikan serta memindahkan beban kendaraan besar dari jalan arteri nasional Serpong–Parung yang kian padat.

Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PU saat ini tengah mematangkan analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal), studi kelayakan (feasibility study), serta pemetaan final trase jalan tol guna meminimalkan dampak sosial terhadap permukiman warga.

Baca juga: Tegaskan Arah Kebijakan Ekonomi Nasional, Presiden Prabowo Suarakan Kemandirian Pangan dari Kebumen

“Proyek Jalan Tol Serpong–Bogor via Parung ini memegang peranan sangat vital dalam struktur jaringan jalan metropolitan. Kami sedang mengebut seluruh aspek perencanaan teknis agar tahapan administrasi, penetapan lokasi (penlok), hingga proses pembebasan lahan dapat berjalan sesuai dengan linimasa yang ditargetkan,” ungkap perwakilan Kementerian PU, Senin (25/5/2026).

Selain fokus pada kecepatan dokumen perencanaan, Kementerian PU juga menekankan pentingnya penerapan teknologi konstruksi ramah lingkungan dan tangguh bencana. Kontur tanah di beberapa titik jalur Parung hingga Bogor yang fluktuatif menuntut perhitungan rekayasa geoteknik yang ekstra cermat demi menjamin keamanan struktur jalan tol jangka panjang.

Kerja sama lintas sektoral dan lintas provinsi antara Pemerintah Provinsi Banten, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, serta Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) terus diintensifkan. Sinergi ini dinilai krusial agar sengketa tata ruang dapat dihindari, sehingga proyek strategis ini bisa segera memasuki tahapan lelang investasi (bidding) dalam waktu dekat.(Yonex)

Baca juga: Kunjungi Tanah Datar, Menteri Dody Akselerasi Rencana Pendirian Sekolah Rakyat

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL TERBARU

Menu