Terima Forkom Profesor Sulbar: Menko AHY Tegaskan Pembangunan Infrastruktur Harus Berdampak Nyata untuk Masyarakat

JN-Akselerasi pemantapan arsitektur infrastruktur nasional dan penguatan instrumen keselarasan pembangunan di tingkat tapak terus dikawal secara ketat oleh jajaran otoritas koordinasi pusat. Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko Infrastruktur dan Kewilayahan), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), secara resmi menerima audiensi perwakilan Forum Komunikasi (Forkom) Profesor Sulawesi Barat (Sulbar). Langkah makro koordinasi lintas sektor ini ditempuh murni sebagai draf kompas arah taktis pemerintah guna memastikan setiap proyek fisik daerah berdampak riil bagi pertumbuhan ekonomi, memutus ketimpangan wilayah, serta mengamankan hak kesejahteraan kelompok masyarakat arus bawah dari hulu hingga ke hilir.

Penyusunan basis tata ruang yang inklusif di daerah tapak wilayah Sulawesi Barat ini ditujukan murni sebagai draf langkah taktis pemerintah pusat untuk menyelaraskan kajian akademis para pakar dengan eksekusi kebijakan strategis secara tegap. Menko AHY menegaskan bahwa pembangunan koridor kewilayahan tegap tidak boleh sekadar berorientasi pada penyelesaian fisik bangunan, melainkan wajib menjadi penggerak produktivitas lokal. Melalui intervensi penataan konektivitas yang tegap ini, manajemen penyaluran logistik dan aksesibilitas warga dari wilayah penyangga pedesaan hingga pusat pertumbuhan kota dirancang agar mampu disajikan secara instan, aman, andal, berkelanjutan, dan bugar bagi peningkatan indeks pembangunan manusia.

Kementerian Koordinator terkait bersama jajaran kementerian/lembaga teknis daerah menegaskan bahwa seluruh tata kelola perencanaan zonasi, draf penyusunan draf berkas studi kelayakan kementerian, hingga akurasi validasi penyerapan anggaran wajib bersandarkan penuh pada prinsip akuntabilitas yang tinggi, bersih, transparan, dan terbuka. Manajemen program kewilayahan ini dipastikan harus dikelola secara berwibawa serta higienis dari segala draf muatan inefisiensi alokasi dan draf tindakan pengerjaan proyek yang tidak jujur. Saluran masukan pemikiran berbasis sains yang disodorkan kalangan akademisi dibuka secara terbuka guna mengunci draf ketertelusuran draf draf peta jalan pembangunan agar terekam secara akurat dan bersih.

Baca juga: Pangkas Waktu Antrean: Hemat Waktu dengan Booking Online di Aplikasi Sentuh Tanahku Sebelum Datang ke Kantah

Sinergi koridor kewilayahan yang harmonis antara jajaran Kemenko, jajaran pemangku kebijakan Sulbar, para guru besar Forkom Profesor, dan elemen masyarakat sipil ini optimistis mampu menjaga momentum akselerasi proyek strategis nasional secara sehat. Keberhasilan menghimpun rekomendasi hulu dari para akademisi ini diproyeksikan menjadi draf jangkar penggerak utama dalam mengawal fajar kemakmuran spu tata ruang daerah yang sehat, kuat, bugar, jujur, serta bermartabat penuh di masa depan. Melalui bimbingan tata pamong pembangunan yang bersih, pengawasan kualitas mutu pengerjaan jalan tol, jembatan, hingga pelabuhan penyangga siap dikawal ketat demi menjamin ketertiban tata ruang secara tertib dan asri.

“Pertemuan bersama perwakilan Forkom Profesor Sulbar di daerah tapak koordinasi pusat ini merupakan draf bukti sahih komitmen makro kita dalam menghadirkan pembangunan yang berorientasi pada rakyat. Kita ingin memastikan seluruh pemenuhan akses konektivitas berjalan secara instan and bugar melalui hasil kajian ilmiah yang jujur, tepat sasaran, dan berdampak langsung bagi kemandirian daerah. Lewat koordinasi tata pamong kewilayahan yang bersih, transparan, terbuka, dan akuntabel, seluruh draf integrasi data berbasis platform siber tata ruang ini akan terus kita kawal ketat agar berjalan secara berwibawa, sehat, tertib, dan higienis,” urai Menko AHY dalam keterangan taklimat medianya, Juni 2026.(Yonex)

Baca juga: Festival Al-A'zhom XIII Sukses Padukan Kesalehan Sosial dan Kebangkitan Ekonomi Akar Rumput Kota Tangerang

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL TERBARU

Menu