Resmikan Fasilitas Baru Seskoad, Presiden Prabowo Tekankan Pentingnya Literasi Militer Strategis

JN-Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, meresmikan infrastruktur edukasi baru berupa Museum dan Perpustakaan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) di Bandung, Jawa Barat. Dalam sambutannya, Kepala Negara menegaskan peran krusial Seskoad sebagai wadah “Kawah Candradimuka” yang mencetak perwira-perwira tangguh sekaligus calon pemimpin strategis bangsa di masa depan.

Peresmian fasilitas modern ini dihadiri oleh Menteri Pertahanan, Panglima TNI, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Komandan Seskoad, serta jajaran perwira tinggi TNI. Kehadiran museum dan perpustakaan baru ini dirancang untuk memperkuat literasi militer, mendokumentasikan sejarah perjuangan, sekaligus menjadi pusat riset doktrin pertahanan negara yang adaptif.

“Seskoad memiliki sejarah panjang dalam membentuk pemikiran strategis para pembuat keputusan di tubuh TNI dan pemerintahan. Keberadaan museum dan perpustakaan ini bukan sekadar urusan memajang benda mati atau tumpukan buku, melainkan instrumen vital untuk mentransfer nilai-nilai patriotisme, kejayaan masa lalu, dan penguasaan sains militer modern,” ujar Presiden Prabowo, Senin (25/5/2026).

Baca juga: Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Pantau Uji Coba Rudal Strategis di Karimunjawa

Presiden menekankan bahwa di tengah pergeseran paradigma perang modern yang berbasis teknologi tinggi dan perang informasi, para perwira siswa wajib dibekali akses literasi yang komprehensif. Perpustakaan baru ini telah mengadopsi sistem digitalisasi guna mempermudah akses referensi taktis nasional maupun internasional.

Selain itu, museum yang diresmikan juga merangkum rekam jejak pengabdian Seskoad sejak masa awal pendiriannya, evolusi doktrin operasi militer, hingga kontribusi nyata para alumninya dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Presiden Prabowo berharap fasilitas baru ini dapat dioptimalkan secara maksimal oleh seluruh sivitas akademika Seskoad. Dengan penguatan infrastruktur pendidikan ini, TNI Angkatan Darat diharapkan terus melahirkan kader pimpinan yang tidak hanya andal di medan tempur, tetapi juga cerdas secara intelektual dan memiliki visi geopolitik yang kuat.(Yonex)

Baca juga: Prioritas Keamanan Wisatawan: Kementerian Pariwisata Siapkan 38 Provinsi Jalankan Program Keselamatan Wisata 2026

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL TERBARU

Menu