Perkuat Ketahanan Sosial, Wamen ESDM Salurkan Hewan Kurban di Momentum Iduladha

JN-Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (Wamen ESDM) secara resmi menyerahkan hewan dan daging kurban kepada perwakilan pegawai, tenaga kontrak, serta masyarakat di sekitar lingkungan kerja kementerian. Langkah ini merupakan wujud nyata dalam meneruskan tradisi baik organisasi sekaligus mengokohkan pilar ketahanan sosial, solidaritas, dan kepedulian kemanusiaan di lingkungan sektor energi nasional.

Penyaluran yang rutin digelar setiap momentum Hari Raya Iduladha ini diorientasikan untuk mempererat tali silaturahmi hulu-hilir antara unsur pimpinan kementerian, jajaran staf, dan warga masyarakat akar rumput.

Dalam sambutannya, Wamen ESDM menekankan bahwa ibadah kurban tidak boleh dipandang sebatas ritual keagamaan tahunan. Lebih dari itu, esensi kurban memuat nilai-nilai taktis mengenai pentingnya keikhlasan, pengorbanan, serta komitmen gotong royong dalam berbagi kemakmuran. Sektor birokrasi, menurutnya, harus mampu menjadi motor penggerak dalam menyebarkan dampak positif bagi kesejahteraan sosial secara inklusif.

Baca juga: Perjuangan Terakhir Masadira dan Asa Pendidikan Sang Buah Hati

“Penyerahan kurban ini adalah ikhtiar kita bersama untuk meneruskan tradisi baik yang sarat akan nilai kemanusiaan dan kebersamaan. Kami berharap penyaluran daging kurban ini dapat memberikan manfaat langsung, mempertebal rasa kepedulian antar-sesama, serta menjadi momentum untuk merefleksikan semangat pelayanan yang tulus kepada masyarakat luas,” ungkap Wamen ESDM, Minggu (31/5/2026).

Pihak kementerian memastikan seluruh proses pengadaan, pemeriksaan kesehatan hewan, hingga hilirisasi distribusi daging kurban dilakukan dengan standar kebersihan dan pemenuhan regulasi kesehatan yang ketat guna menjamin kelayakan konsumsi.

Apresiasi tinggi disampaikan oleh perwakilan penerima manfaat, yang menilai perhatian berkala dari jajaran pimpinan kementerian ini sangat membantu meringankan pemenuhan kebutuhan pangan keluarga, sekaligus menumbuhkan rasa kepemilikan (sense of belonging) yang kuat terhadap institusi.

Baca juga: Dilema Ketenagakerjaan di Sektor Kebersihan Tarakan

Melalui konsistensi pelaksanaan tradisi baik ini, Kementerian ESDM berkomitmen untuk terus menyelaraskan pelaksanaan tugas-tugas strategis di bidang ketahanan energi dengan penguatan aspek sosial kemasyarakatan. Sinergi positif ini diharapkan dapat terus memacu produktivitas internal pegawai dan memperkokoh hubungan kemitraan yang harmonis antara pemerintah dan masyarakat secara berkelanjutan.(Yonex)

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL TERBARU

Menu