JN-Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU) Republik Indonesia bergerak cepat memacu pelaksanaan Program Padat Karya Tunai (PKT) di Provinsi Aceh. Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, menetapkan target ambisius untuk memulihkan sebanyak 23.000 titik infrastruktur berbasis kerakyatan yang tersebar di wilayah Kabupaten Aceh Tamiang guna mempercepat pemulihan ekonomi sekaligus menyerap tenaga kerja lokal secara masif.
Program PKT ini dirancang khusus sebagai instrumen intervensi ekonomi yang menyasar perbaikan fasilitas publik skala kecil, seperti normalisasi saluran irigasi tersier, pemeliharaan jalan desa, rehabilitasi jembatan gantung, hingga pembenahan sanasi lingkungan pemukiman warga.
Menteri PU menekankan bahwa pendekatan padat karya menempatkan masyarakat setempat bukan hanya sebagai penonton, melainkan sebagai pelaksana utama proyek. Hal ini bertujuan agar upah kerja yang dibayarkan secara tunai dapat langsung mengalir dan meningkatkan daya beli rumah tangga di tingkat perkampungan.
Baca juga: Pacu Target Pertumbuhan Nasional, Kemenko Perekonomian Dorong Optimalisasi Potensi Regional
“Target 23.000 titik di Aceh Tamiang ini harus segera kita realisasikan dan pulihkan. Melalui Program Padat Karya Tunai, kita tidak hanya memperbaiki fisik infrastruktur penunjang pertanian dan logistik desa, tetapi juga memberikan stimulus ekonomi langsung kepada masyarakat yang membutuhkan pekerjaan,” ungkap Menteri PU, Rabu (27/5/2026).
Pihak Kemen PU memastikan seluruh tahapan pelaksanaan PKT berjalan dengan tata kelola yang transparan dan akuntabel. Pendampingan teknis dari Balai Wilayah Sungai dan Balai Pelaksana Jalan Nasional terus dioptimalkan agar hasil pengerjaan fisik di lapangan tetap memenuhi standar baku mutu kualitas yang ditetapkan.
Selain itu, program ini diharapkan mampu memberikan dampak berantai (multiplier effect) bagi sektor sektor produktif di Aceh Tamiang, terutama sektor pertanian dan perkebunan yang sangat bergantung pada keandalan infrastruktur pengairan dan akses jalan usaha tani.
Baca juga: Sukses Bertransformasi, Mantan Narapidana Kini Jadi Pengusaha dan Miliki 50 Jaringan UMKM
Kementerian Pekerjaan Umum berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi bersama Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang dan perangkat desa setempat guna memastikan distribusi logistik bahan baku material lokal berjalan lancar, sehingga seluruh target pemulihan titik infrastruktur dapat rampung tepat waktu.(Yonex)





