Kendalikan Banjir Lahar dan Sedimen, Menteri PU Kebut Pembangunan Sabo Dam Aek Tukka

JN-Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Haza, melakukan peninjauan langsung ke lokasi proyek pembangunan Sabo Dam Aek Tukka di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara. Dalam inspeksi tersebut, Menteri PU menegaskan komitmen pemerintah untuk mempercepat pengerjaan infrastruktur pengendali sedimen ini dan menargetkan proyek rampung sepenuhnya pada Oktober 2026.

Pembangunan Sabo Dam Aek Tukka merupakan langkah taktis Kementerian PU melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatra II dalam memitigasi risiko bencana banjir bandang, aliran debris, serta pergeseran sedimen material lumpur dan batu dari hulu sungai yang kerap mengancam pemukiman warga di hilir.

Di sela-sela peninjauan konstruksi, Menteri Dody menekankan pentingnya menjaga aspek kualitas struktural dan presisi teknis bangunan. Karakteristik aliran Sungai Aek Tukka yang fluktuatif menuntut daya tahan dam yang optimal guna menahan tekanan volume air dan material padat saat intensitas hujan tinggi.

Baca juga: Tegaskan Arah Kebijakan Ekonomi Nasional, Presiden Prabowo Suarakan Kemandirian Pangan dari Kebumen

“Sabo Dam Aek Tukka memiliki fungsi vital sebagai instrumen perlindungan bagi keselamatan warga dan aset infrastruktur di wilayah sekitar. Kami terus mengawal progresnya di lapangan dan menargetkan seluruh struktur utama selesai dan berfungsi optimal pada Oktober 2026 sebelum memasuki puncak musim penghujan akhir tahun,” ujar Menteri Dody, Senin (25/5/2026).

Menteri PU menambahkan, selain berfungsi menahan dan mengendalikan laju sedimen, keberadaan Sabo Dam ini nantinya juga dapat dimanfaatkan untuk stabilisasi sosiologi sungai, menjaga kelestarian ekosistem air, serta berpotensi dikembangkan sebagai sumber air baku bagi sektor pertanian lokal.

Kementerian PU menginstruksikan pihak kontraktor pelaksana untuk mengoptimalkan jam kerja dengan tetap memprioritaskan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di lapangan. Sinergi dengan pemerintah daerah setempat juga terus diperkuat guna memastikan tahapan penyelesaian akhir tidak menemui kendala teknis maupun sosial.(Yonex)

Baca juga: Kunjungi Tanah Datar, Menteri Dody Akselerasi Rencana Pendirian Sekolah Rakyat

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL TERBARU

Menu