Dekatkan Siswa dengan Simbol Negara, Guru SMAN 2 Jakarta Sebut Kunjungan ke Istana Motivasi Belajar Siswa

JN-Kehadiran rombongan pelajar dalam program kunjungan ke Istana Kepresidenan disambut baik oleh para guru pendamping. Salah satu apresiasi datang dari guru SMAN 2 Jakarta yang menilai kebijakan pemerintah membuka pintu Istana bagi anak sekolah merupakan langkah strategis dalam penguatan pendidikan karakter dan wawasan kebangsaan.

Menurut perwakilan guru SMAN 2 Jakarta, pengalaman melihat langsung tempat kerja Presiden dan ruang-ruang bersejarah di Istana Merdeka memberikan pemahaman yang jauh lebih dalam dibandingkan hanya membaca buku teks di kelas. Para siswa dapat merasakan aura kepemimpinan dan nilai sejarah yang melekat pada setiap sudut bangunan peninggalan bangsa tersebut.

“Kami sangat mengapresiasi program ini. Ini adalah bentuk transparansi dan keterbukaan pemerintah di bidang pendidikan. Dengan melihat langsung simbol negara, anak-anak merasa lebih dihargai dan termotivasi untuk menjadi bagian dari kemajuan Indonesia di masa depan,” ujarnya di kompleks Istana Kepresidenan, Jumat (24/04/2026).

Baca juga: Mendikdasmen Resmikan PIP Jenjang TK dan Perluasan Wajib Belajar 13 Tahun demi SDM Unggul

Selama kunjungan, para guru juga mendampingi siswa mempelajari protokol kenegaraan dan mendengarkan penjelasan mengenai fungsi tiap ruangan yang menjadi saksi bisu berbagai peristiwa bersejarah dunia. Program ini diharapkan dapat terus berlanjut karena dinilai sangat efektif dalam membangun rasa nasionalisme sejak dini melalui pengalaman langsung (experiential learning).

Apresiasi dari tenaga pendidik ini menegaskan bahwa kolaborasi antara kurikulum sekolah dan akses terhadap fasilitas negara merupakan kunci dalam menciptakan generasi emas yang paham akan sejarah dan bangga akan identitas bangsanya.(Yonex)

Baca juga: Transformasi Karakter Siswa Taruna Nusantara dalam Pembekalan Kepemimpinan di Istana Kepresidenan

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL TERBARU

Menu