PUPR Kota Tangerang

Pastikan Keamanan Warga, Kementerian PU Akselerasi Pembangunan Huntara di Lokasi Relokasi Aman Tegal.

JN-Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melakukan percepatan pembangunan Hunian Sementara (Huntara) bagi warga yang terdampak bencana tanah gerak di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Langkah ini diambil guna memberikan tempat bernaung yang layak dan aman bagi sedikitnya 103 Kepala Keluarga (KK) yang rumahnya mengalami kerusakan struktural akibat pergeseran tanah.

Bencana tanah gerak yang terjadi di beberapa titik di Kabupaten Tegal telah menyebabkan puluhan bangunan tidak lagi aman untuk dihuni. Oleh karena itu, Kementerian PU melalui Direktorat Jenderal Perumahan segera melakukan intervensi dengan menyiapkan unit-unit Huntara di lokasi yang telah dinyatakan aman oleh otoritas geologi setempat.

Menteri PU menekankan bahwa prioritas utama saat ini adalah memindahkan warga dari zona bahaya ke hunian yang lebih stabil sebelum memasuki fase pembangunan hunian tetap (Huntap). Setiap unit Huntara dirancang untuk memenuhi standar kelayakan dasar, mencakup ruang tidur, sanitasi yang bersih, serta akses air minum yang memadai.

Baca juga: Kunjungan Kerja Idulfitri: Presiden Prabowo dan Menteri PU Tinjau Langsung Pemanfaatan Rumah Hunian di Aceh.

“Kami terus memacu pengerjaan di lapangan agar 103 KK terdampak ini bisa segera pindah dari tenda pengungsian ke Huntara. Keamanan warga adalah prioritas tertinggi, mengingat kondisi tanah di lokasi lama masih menunjukkan tren pergerakan,” jelas perwakilan teknis Kementerian PU di Tegal, Sabtu (28/03/2026).

Selain pembangunan fisik bangunan, kementerian juga memastikan infrastruktur pendukung seperti jalan lingkungan dan sistem drainase di area Huntara dapat berfungsi dengan baik guna mencegah genangan saat hujan turun. Sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Tegal juga terus diperkuat dalam pendataan dan verifikasi warga penerima bantuan.

Diharapkan dengan percepatan ini, seluruh keluarga terdampak dapat segera menempati hunian yang lebih representatif sembari menunggu proses relokasi jangka panjang. Pemerintah berkomitmen untuk terus mendampingi warga hingga pemulihan pascabencana tuntas sepenuhnya.(Yonex)

Baca juga: Mudik Lebaran 2026: Kementerian PU Ajak Pemudik Singgah dan Berwisata Sejarah di Benteng Pendem Ambarawa.

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL TERBARU

Menu